Bukan Salmon, Ternyata Ikan Gabus Lebih Kaya Albumin

340
Talkshow Albusmin bertajuk "Arti Sehat Menurutmu" di Madam Tan, Kamis (19/04/2018).(yvesta putu sastrosoendjojo/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID — Memenuhi kebutuhan nutrisi yang lengkap wajib untuk bisa beraktivitas secara sehat. Tak hanya karbohidrat, lemak, protein dan mineral juga sangat diperlukan sebagai makronutrien atau zat gizi karena menyumbangkan energi.

Namun seringkali, kita lebih banyak mementingkan asupan karbohidrat dibanding zat gizi lain. Asal kenyang makan beragam menu karbo, zat gizi lain dilupakan. Apalagi dengan kebiasaan masyarakat Indonesia yang belum kenyang bila tak makan nasi.

Padahal di jaman serba modern yang tidak membutuhkan banyak aktivitas, kebutuhan kalori kita semakin turun. Kalau dulu tubuh membutuhkan sekitar 2000 kalori perhari, maka saat ini cukup sekitar 1.300 kalori perhari.

Untuk menyeimbangkannya diperlukan asupan protein yang cukup agar dapat menunjang aktivitas jasmani yang optimal. Mengkonsumsi ikan sering jadi salah satu solusi pemenuhan protein, termasuk albumin yang berfungsi memelihara fungsi ginjal dan mengurangi edema pada saluran pencernaan. Albumin merupakan plasma protein di dalam darah yang berfungsi sebagai sarana transportasi nutrisi ke seluruh tubuh dan menjadi penyeimbang cairan dalam tubuh.

Baca Juga :  BBM Jenis Premium Menghilang

Salmon sering disebut sebagai ikan yang kaya akan protein dan albumin untuk memenuhi sekitar 60 gr kadar protein tubuh perharinya. Namun ternyata, ada jenis lain, yakni ikan gabus atau Channa striata yang justru memiliki kadar albumin jauh lebih tinggi dari salmon.

“Albumin yang banyak terkandung dalam ikan gabus memiliki peran yang besar dalam mencukupi nutrisi tubuh,” ujar Daniel Thian, General Manager PT Prima Medika Laboratories dalam talkshow Albusmin bertajuk “Arti Sehat Menurutmu” di Madam Tan, Kamis (19/04/2018).

Tingginya kandungan albumin itulah yang kemudian membuat pengolahan ikan gabus sebagai penunjang kesehatan semakin besar. Tak hanya sebagai menu santapan, ikan gabus pun diolah jadi ekstrak untuk dikonsumsi laiknya multivitamin.

Baca Juga :  Setiap 44 Menit Terjadi Aksi Kejahatan

Sebut saja Albusmin yang merupakan olahan ekstrak ikan gabus yang mengandung 80,55 persen protein dan 33,07 persen albumin. Tak hanya itu, produk yang masuk kategori jamu itu juga mengandung Omega 3, 6 dan 9, Kalsium, Fosfor, Asam Amino dan mineral penting lainnya.

“Albusmin dapat dikonsumsi sehari-hari bagi remaja dan dewasa untuk membantu menjaga kesehatan dan mempercepat proses pemulihan. Satu kapsul albusmin dibuat dari sekitar sepuluh ikan gabus yang diekstrak,” jelasnya.

Selain nutrisi, lanjut Daniel, hidup sehat juga erat kaitannya dengan aktivitas yang seimbang. Sebab yang dibutuhkan tubuh adaah aktivitas dan nutrisi yang terpenuhui, bukannya tercukupi saja.

“Aktivitas sehat bisa dilakukan dimana saja tanpa perlu menyiapkan waktu dan tempat khusus. Misalnya berjalan ketimbang naik kendaraan untuk pergi ke tempat yang dekat,” imbuhnya.(yve)