Bulog Harus Agresif

188
Menteri BUMN Rini Soemarno hadir dalam panen raya padi di Pedukuhan Jayan Desa Kebonagung Imogiri Bantul, Sabtu (05/05/2018) sore. (sari wijaya/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID — Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Republik Indonesia, Rini Soemarno, mengatakan negara menggalakkan penyerapan gabah dari petani melalui program BUMN pangan.

Hal itu dikatakan Rini saat panen raya di bulak Pedukuhan Jayan Desa Kebonagung Kecamatan Imogiri Bantul, Sabtu (05/05/2018) sore.

Hadir dalam kesempatan tersebut Direktur Utama Bulog RI, Komjen Budi Waseso, jajaran BUMN RI, Sekda Bantul Riyantono MSi dan Muspika Imogiri serta ratusan petani setempat.

Menteri  pun memerintahkan Bulog harus agresif melaksanakan tugas pokok dan fungsinya. “Program ini dilakukan untuk menjaga kestabilan pangan di negara kita tercinta. Maka agresivitas penyerapan gabah oleh bulog harus dilakukan dengan target 20-30 ton tiap harinya,” kata Rini.

Apa yang dilakukan tersebut menurut Rini juga sebagai bagian untuk melaksanakan instruksi Presiden Joko Widodo agar harga beras medium tetap terjangkau.

Adapun Harga Eceran Tertinggi (HET) sebesar Rp 8.950 per kilogram  di tingkat konsumen. Selain melalui pedagang, Bulog akan menjual beras langsung ke pasaran dengan harga yang sama.

Ketua Kelompok Tani Madya Padukuhan Jayan, Ngatijo, mengatakan panen raya di dusunnya seluas 21,75 hektar dan jenis padi organik. Berdasarkan ubinan menghasilkan 8-10 ton GKP (Gabah Kering Panen) dengan  mayoritas varietas Situ Bagendit. (sol)