Bupati Ajak Warga Kristiani Ciptakan Suasana Aman

151
Penampilan musik angklung dari GKJ Pengalusan Purbalingga pada perayaan Natal bersama Badan Kerjasama Antar Gereja (BKSAG) Purbalingga - TNI dan Polri, di Pendopo Dipokusumo Purbalingga, Kamis (28/12/2017) malam. (prasetiyo/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID — Bupati Purbalingga, Tasdi, mengajak warga Kristiani di Purbalingga ikut aktif membangun Kabupaten Purbalingga, dan menumbuhkan kepedulian kepada sesama yang membutuhkan.

Selama ini,  peran umat Kristiani dalam pembangunan fisik maupun nonfisik di  Purbalingga sudah baik. Selain itu, umat Kristiani juga sudah menjunjung keberagaman sehingga tercipta situasi yang aman dan damai.

“Mari kita jaga terus situasi aman dan damai di Purbalingga ini, agar pembangunan berjalan lebih baik,” pesan Tasdi saat memberikan sambutan pada perayaan Natal Badan Kerjasama Antar Gereja (BKSAG) – TNI  dan Polri,di Pendopo Dipokusumo, Kamis (28/12/2017) malam.

Seribu lebih umat Kristiani dari berbagai gereja hadir pada perayaan natal yang dibalut nuansa Jawa itu. Ada gunungan yang dibuat mirip pohon natal, terdiri dari sayur-sayuran dan buah-buahan.

Baca Juga :  Nekat Lewat Jalur Terlarang, Truk Tambang Ditilang

Ada pula musik angklung dari Gereja Kristen Jawa (GKJ) Pengalusan yang mengiringi lagu-lagu rohani Jawa, dan seluruh panitia mengenakan pakaian adat Jawa.

Pembawa acara yang menggunakan dialek Banyumasan, dibawakan menarik oleh tiga tokoh wayang yakni Gareng, Petruk dan Limbuk.

Ikut hadir dalam kesempatan itu, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkompimda), para pimpinan gereja se-Purbalingga,  Gus Basyir atau Basyir Fadlullah selaku koordinator Gusdurian Purbalingga, tokoh Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Pdt Hotler Abner Manurung S Th serta Ketua BKSAG Purbalingga, Frantinus Tri Trisnadi SPd.

Acara natal yang mengusung tema Hendaklah Damai Sejahtera Kristus Memerintah dalam Hatimu (Kolose 3: 15) itu , dimeriahkan berbagai acara.

Di antaranya paduan suara, drama, aneka tarian dan gerak lagu dari  TK dan SD Kristen Bina Harapan, GKJ Purbalingga, GKJ Penaruban, Gereja Bethel Tabernakel (GBT) Candinata, Gereja Sidang Pantekosta di Indonesia (GSPdI) Bobotsari, Gereja Kristen Indonesia (GKI)  Bobotsari, GKI Purbalingga, Bataliyon Infanteri 406/Candra Kusuma Bojong serta Sekolah Tinggi Teologi (STT) Diakonos. Sedangkan renungan Natal dibawakan oleh Pdt Debora Vivi dari GKI Bobotsari.

Baca Juga :  Belajar Bikin Manuk-manukan di Kampung Dolanan

Bupati Tasdi juga mengajak agar umat Kristiani peduli kepada sesama yang membutuhkan. Contohnya, untuk program  Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang menjadi unggulen duet Bupati Tasdi-dan Wakil Bupati Tiwi atau Tasdi-Tiwi, saat ini terus dilakukan, dengan melibatkan partisipasi dari berbagai pihak.

“Saat ini masih ada 11,6 persen dari 241.00 KK atau 27.527 rumah yang belum layak huni di Purbalingga. Ini  menjadi PR kita bersama, termasuk PR bagi umat Kristiani,” ujar Bupati Tasdi. (sol)