Mahasiswa Harus Mampu Ciptakan Lapangan Kerja

105
Penandatanganan prasasti laboratorium pasca panen peternakan di kawasan Agro Science Techno Park PIAT UGM,Madurejo,Prambanan, Sleman, Senin (18/12/2017).(yvesta putu sastrosoendjojo/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID — Bupati Sleman Drs H Sri Purnomo MSI meresmikan Laboratorium Pascapanen milik Universitas Gadjah Mada (UGM), Senin (18/12/2017), di Kawasan Agro Science Techno Park Pusat Inovasi Agroteknologi (PIAT) UGM Madurejo Prambanan.

Laboratorium tersebut dimaksudkan untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan pembelajaran di kampus UGM, khususnya bidang peternakan.

Sri Purnomo berharap laboratorium tersebut berguna untuk meningkatkan derajat keilmuan serta mengurangi disparitas antara yang dipelajari mahasiswa di kampus dengan realita tuntutan kerja dunia industri.

“Alumninya juga  bisa menjadi wirausahawan-wirausahawan. Mereka tidak perlu mencari pekerjaan, tapi justru mereka bisa membuka lapangan pekerjaan,” kata dia.

Sri Purnomo berharap keberadaan laboratorium baru tersebut berdampak positif bagi masyarakat di sekitarnya. “Nanti semoga masyarakat dapat diberdayakan, masyarakat bisa memanfaatkan. Mungkin yang selama ini menjadi limbah, kemudian bisa dimanfaatkan sehingga bisa menjadi nilai tambah yang bagus,” ungkapnya.

Baca Juga :  Minat Baca Rendah karena Kekurangan Buku

Rektor UGM Panut Mulyono mengatakan paradigma universitas selalu mengalami perkembangan. Universitas dahulu merupakan agent of education, yang memproduksi manusia terdidik dan unggul. Kini bergeser menjadi research university, yaitu penelitian yang menjadi fokus untuk menunjang kegiatan pembelajaran.

“Sekarang pemerintah mengharapkan universitas bisa menjadi agen inovasi, yang menghasilkan karya-karya nyata. Universitas bisa berkontribusi langsung menggairahkan iklim ekonomi di negara ini,” kata Panut.

Laboratorium tersebut merupakan produk kerja sama tripartite, yakni UGM, Pemerintah Kabupaten Sleman dan PT Ciomas. Diharapkan ini menjadi model kolaborasi antara dunia akademis, pemerintah dan pengusaha.

Direktur PT Ciomas Adisatwa Widihartomo Tri Kuncoro mengungkapkan,  laboratorium yang dibangun di area Agrosciece PIAT UGM diharapkan meningkatkan keterampilan mahasiswa sehingga ketika lulus makin berkualitas dan terampil serta berpengalaman.

Baca Juga :  Catat, Kedatangan Habib Syeh ke Wates Hoax

“Kita harapkan lulusan dari FKH dan Peterbakan menjadi siap pakai,” katanya.(sol)