Bupati Nyaris Jadi Korban Penipuan

233

KORANBERNAS.ID—Bupati Sleman Sri Purnomo, nyaris menjadi korban penipun. Peristiwa ini bermula dari SMS yang dilakukan seseorang yang mengaku wartawan di Jakarta. Lain saat, ada pula penelepon yang mengaku wartawan di Jogja yang mencoba meminta bantuan materi ke Sri Purnomo.

“Iya saya sendiri beberapa dihubungi oleh orang yang mengaku wartawan. Jadi saya minta seluruh pejabat lebih berhati-hati. Jangan langsung percaya SMS, Whatsapp ataupun telepon yang meminta bantuan. Harus di cek dulu,” kata Sri Purnomo saat coffee morning Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kabupaten Sleman di Aula Polres Sleman, Selasa (12/09/2017).

Diakui Sri Purnomo, maraknya penipuan meminta sumbangan mengatasnamakan oknum wartawan akhir-akhir ini cukup meresahkan. Selain dirinya, sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sleman, beberapa waktu lalu juga menerima SMS maupun telepon bermodus penipuan tersebut.

Baca Juga :  Empat Pejabat Sleman Dipensiun

Kepala Bagian Humas dan Protokol Setda Kabupaten Sleman, Sri Winarti menyampaikan pelaku awalnya mencoba menghubungi pejabat melalui SMS mengaku. Diantaranya ada yang mengaku Wahyu dari media di Yogyakarta. Si pelaku menunggu respon kemudian berlanjut melalui telepon.

Modus penipuan yang dilakukan dengan SMS hampir seluruh isinya sama, yaitu mengabarkan ada salah seorang wartawan yang sedang sakit dan dirawat di luar kota.

Pelaku lantas meminta bantuan materi yang ditransfer ke nomer rekening tertentu.

“Banyak laporan yang masuk pada kami tentang kasus penipuan ini. Kami sudah konfirmasi ke media yang bersangkutan, tidak ada wartawan bernama Wahyu. Kalau ada kejadian serupa yang mengatasnamakan wartawan salah satu media bisa konfirmasi terlebih dahulu untuk kami kroscek,” kata Sri Winarti.(Bid Jalasutra/SM)

Baca Juga :  Suharsono Tak Terima Uang Proyek Satu Sen Sekalipun