Bupati Tanggung Biaya Perawatan Korban Beringin Tumbang

291
Pohon beringin tua di Alun-alun Banjarnegara yang tumbang  Rabu (8/11/2017) siang, dan mengakibatkan seorang tewas lima luka-luka. (prasetiyo/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID – Bupati Banjarnegara, Budi Sarwono, menyatakan siap menanggung biaya perawatan para korban luka akibat tertimpa pohon beringin yang tumbang.

“Kami akan menanggung menanggung semua biaya perawatan para korban,” ujarnya di sela-sela memimpin langsung proses evakuasi para korban pohon tumbang akibat angin kencang di Alun-alun Banjarnegara.

Rabu (8/11/2017) siang sekitar pukul 13:00, puluhan warga yang sedang berteduh di bawah pohon beringin di Alun-alun Banjarnegara, mendadak lari kocar-kacir.

Saat turun hujan deras disertai angin kencang, pohon itu tumbang. Akibatnya, seorang korban yang belakangan diketahui bernama Riska Wardana (16), warga Desa Tribuana RT 5 RW 2 Kecamatan Punggelan Banjarnegara, yang juga siswa SMA Negeri 1 Bawang Banjarnegara, tewas tergencet pohon tersebut di lokasi kejadian. Enam korban lainnya menderita luka-luka.

Keenam korban luka-luka itu, semuanya dari Kabupaten Banjarnegara. Terdiri Badari (80), warga Desa Gemuruh, Bawang, Eko Setiyo (30), warga Desa Kecepit RT 7 RW 3, Punggelan,  Andri Prasongko (20), warga Desa Tribuana RT 2 RW 1, Punggelan,  Tomi (16), warga Desa Tribuana, RT 7 RW 1, Punggelan, dan Eka (28), warga Desa Tribuana, Punggelan, serta Edi Tri Tulisno (25), warga Desa Tribuana, RT 2 RW 1, Punggelan.

“Khusus korban Edi Tri Tulisno hanya rawat jalan, dan sudah diperbolehkan pulang, karena hanya mengalami luka ringan. Sedangkan lima korban lainnya karena luka-lukanya yang cukup parah, di antaranya patah kaki, sehingga sampai sekarang  masih dirawat di RSUD Banjarnegara,” ujar Kapolres Banjarnegara, AKBP Nona Pricillia.

Keterangan yang dihimpun koranbernas.id,  siang itu sedang ada pertandingan bola volley dalam rangka HUT PGRI di Alun-alun Banjarnegara. Puluhan orang  menyaksikan pertandingan itu.

Ketika pertandingan sedang berlangsung seru, mendadak turun hujan deras disertai angin kencang, sekitar  pukul 12:30. Saat itu, sejumlah orang berlarian berteduh di bawah pohon beringin tua, ada juga yang menjauh dari alun-alun mencari tempat berlindung.

Tak disangka, pohon beringin tua di alun-alun itu roboh dan menimpa warga yang sedang berteduh. “Saya sempat mendengar suara..krak…krak…..krakkkkk….buum,”  ujar Santohir  (34), warga Punggelan yang selamat akibat kejadian itu.

Setelah kejadian itu, tim reaksi cepat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)  Banjarnegara dan unsur lainnya berupaya mengevakuasi korban selamat terlebih dulu dengan mengerahkan alat berat. Tiga orang yang tertimpa pohon beringin berhasil diselamatkan.

“Mereka mengalami luka parah dan kaki patah, akibat tergencet ranting-ranting dari pohon yang sangat rimbun itu,” kata Sutopo. (sol)