Bupati Yahya Fuad Dilarang Laksanakan Tugas

121

KORANBERNAS.ID – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah  menugasi Wakil Bupati Kebumen KH Yazid Mahfudz sebagai  pelaksana tugas dan wewenang  Bupati Kebumen.

Pemprov Jateng menyatakanYahya Fuad dilarang menjalankan tugas  dan wewenangnya sebagai Bupati Kebumen, sejak ditahan Komisi  Pemberantasan Korupsi (KPK), sebagai tersangka suap dan gratifikasi.

Mengutip surat  Gubernur Jawa Tengah tertanggal  29 Maret 2018,  yang ditandatangani Pelaksana Tugas Gubernur Jawa Tengah, Heru Sudjatmoko, berdasarkan  Pasal 65 ayat (3) Undang-undang Nomor 9 Tahun 2015 Tentang  Perubahan Undang-undang  Nomor 23 Tahun 2014 Tentang  Pemerintahan Daerah, ditegaskan setiap  kepala daerah yang sedang menjalani masa tahanan, dilarang menjalankan tugas dan wewenangnya.

Selanjutnya, pada Pasal  65 ayat (4) ditegaskan, kepala daerah yang berhalangan sementara, karena menjalani masa tahanan, wakil kepala daerah melaksanakan tugas dan wewenangnya sebagai kepala daerah.

Baca Juga :  Bupati Purworejo Lepas Kepergian Tri Handoyo

Seperti  diberitakan, Yahya Fuad Senin (19/02/2018) ditahan penyidik KPK guna menjalani penyidikan. Bupati diduga menerima suap atau gratifikasi bersama tersangka lain, Hojin Anshori dan Khayub Lutfi, keduanya pengusaha  jasa konstruksi  di Kebumen.

Uang suap yang diduga diterima Yahya Fuad melalui Hojin mencapai Rp 2,3 miliar. Pemberian suap diduga dengan memberi janji pekerjaan   tahun anggaran 2016.

Kurang dua hari setelah  Yahya Fuad ditahan, Wakil Bupati Kebumen KH Yazid Mahfudz didampingi Pelaksana Tugas  Sekda  Kebumen Mahmud Fauzi, serta beberapa pejabat teras Pemkab Kebumen mengadakan jumpa pers.

Salah satu pernyataan itu mengisyaratkan ada surat-surat yang tertanggal  sebelum  Yahya  Fuad ditahan  KPK,  dimintakan tanda tangan di   Rumah Tahanan KPK.  Upaya itu, diusahakan  melalui keluarganya.

Baca Juga :  Sedayu Punya Cara Unik Lestarikan Lingkungan

Belum diperoleh konfirmasi apakah ada surat surat yang ditandatangani  Yahya Fuad di Rumah Tahanan  KPK atau tidak. Pemkab Kebumen waktu itu menyatakan, Wakil Bupati Kebumen  Yazid Mahfudz  mendapat  tugas dan wewenang yang setara dengan Bupati Kebumen sejak Bupati Kebumen ditahan KPK.  (sol)