Bupati Yakinkan Lelang Jabatan Bersih

150
Bupati Yahya Fuad memberi selamat kepada pejabat tinggi pratama hasil seleksi terbuka usai pelantikan Jumat (29/9) siang. (istimewa)

KORANBERNAS.ID — Bupati Kebumen Yahya  Fuad mengungkapkan, proses  seleksi terbuka atau lelang jabatan pejabat tinggi pratama yang baru pertama kalinya diselenggarakan Pemkab Kebumen, masih meninggalkan kesan belum sepenuhnya independen.

Pejabat yang terpilih, dianggap sebagian kalangan masih berasal dari orang dekat bupati. Namun Bupati Fuad menyakinkan, pejabat yang terpilih dan dilantik Jumat (29/9) siang,  merupakan hasil seleksi yang diselenggarakan panitia seleksi  yang independen.

HM Yahya Fuad mengatakan hal itu, usai  melantik lima pejabat tinggi pratama hasil seleksi  terbuka, dan 44 administratur dan pengawas di lingkungan  Pemkab Kebumen.

Lima pejabat tinggi pratama yang dilantik yaitu Kepala Satpol PP Kebumen Agung Pambudi, Kepala Dinas Informasi dan Komunikasi  Cokroaminoto, Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah Anna  Ratnawati, Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman  dan Lingkungan  Hidup Edi  Riyanto,  serta  Kepala  Badan Pendapatan  Daerah Aden Susilo.

Baca Juga :  Mantan Sekda Purworejo Meninggal Saat Tenis

Yahya meyakinkan, hingga terpilihnya tiga besar di setiap lowongan jabatan, sebagai user (pengguna)  pejabat tinggi pratama, dirinya tidak melakukan intervensi. Sebagai  bupati , ia mengakui punya kewenangan untuk memilih  salah  satu satu dari tiga orang hasil seleksi.

“Jika anggapan itu benar, bisa saja menolak mereka yang masuk tiga besar. Tapi semua nama yang diusulkan ke bupati diterima untuk dipilih satu di setiap  lowongan jabatan.  Tidak ada, nama-nama di luar tiga nama yang disampaikan  panitia seleksi,” katanya.

Keputusannya memilih lima orang untuk menduduki lima jabatan tinggi pratama, juga melalui diskusi dengan panitia seleksi. Meskipun yang punya kewenangan menentukan dan mengangkat  adalah bupati. Hal ini menunjukan, seleksi terbuka  mereka yang terpilih , benar benar hasil seleksi  sebuah  panitia seleksi.

Baca Juga :  Dewan Ingatkan, Penerapan E Goverment Harus Serius

“Dengan seleksi terbuka, ada pejabat yang mengalami lompatan, dari eselon III B langsung ke II B, ini karena seleksi terbuka, seperti Bu Ana,“ tutur  Yahya Fuad.

Kepada PNS dingatkan juga agar tidak  mempercayai,  jika ada pihak  yang kasak-kusuk menjanjikan jabatan di lingkungan Pemkab Kebumen. Ditegaskan bupati, iming-iming jabatan semacam itu tidak benar, apalagi disertai permintaan sejumlah imbalan.

Mereka yang diangkat sebagai pejabat harus memenuhi syarat yakni  profesional, berdedikasi, dan punya loyalitas serta terpuji. (ros)