Cakupan Suplai Air Minum PDAM Sleman Mencapai 98 Persen

228
Seminar Kajian Pembangunan Tahun 2017 oleh PUPKP di Aula  lantai III Pemkab Sleman, Kamis (7/12/2017). (istimewa)

KORANBERNAS.ID–Perkembangan jumlah penduduk di Kabupaten Sleman yang terus meningkat harus diikuti dengan ketersediaan persediaan air minum yang memadai dan hunian yang layak.

Topik tersebut dibahas pada seminar bertajuk “Kajian Pembangunan Tahun 2017” oleh Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUPKP) Kabupaten Sleman di Aula  lantai III Pemkab Sleman, Kamis (7/12/2017).

Ir  Dwi Anta Sudibyo MT, Kepala Bidang Pembangunan Dinas PUPKP Sleman menuturkan bahwa Pemerintah Kabupaten Sleman telah mampu menyediakan air minum untuk 98,77% masyarakat di Kabupaten Sleman.

“Kita sudah ada program untuk mencapai ke 100 persen. Itu masuk program 100-0-100. Semoga kekurangannya yang sekitar 1,3 persen bisa tercapai di tahun 2019 yang akan datang,” kata Dwi Anta.

Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Sleman juga menunjukkan peningkatan dalam cangkupan pelayanan kepada masyarakat di Kabupaten Sleman. Pada bulan Juli 2014 PDAM Kabupaten Sleman mampu melayani 10,94% penduduk Sleman, kemudian meningkat 11,87% pada Agustus 2015. Meskipun sempat menurun pada Juli 2016 menjadi 11,69%, namun cakupan layanan PDAM Kabupaten Sleman meningkat lagi menjadi 15,58% pada Juli 2017.

PDAM Kabupaten Sleman memberikan perhatian terhadap Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) sebagai sasaran utamanya. Layanan tersebut adalah akses terhadap air minum yang layak minum bagi MBR. Adapun kriteria yang digunakan PDAM Kabupaten Sleman untuk menentukan MBR adalah daya listrik yang tersambung di rumahnya. (SM)