Calon Peserta Kapal Pemuda Nusantara Ikuti Seleksi

369
Kepala BPO DIY bersiap memukul kentongan menandai pelaksanaan seleksi peserta program Kapal Pemuda Nusantara DIY Tahun 2018, Selasa (23/04/2018). (dwi suyono/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID – Balai Pemuda dan Olahraga (BPO) Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) DIY melaksanakan seleksi peserta program Kapal Pemuda Nusantara DIY Tahun 2018.

Kepala BPO Disdikpora DIY, Edi Wahyudi, mengatakan program ini selaras dengan Among Tani Dagang Layar, di mana pemerintah dan masyarakat Yogyakarta sepakat mengembangkan sektor pertanian dan kelautan.

“Untuk sektor pertanian kami sudah melatih pemuda untuk mencintai pertanian lewat program Gerakan Pemuda Mandiri Pangan (Garda Mapan),” ujarnya, Selasa (23/04/2018).

Kegiatan Kapal Pemuda Nusantara merupakan salah satu media untuk merumuskan secara aplikatif konsep pembangunan kelautan DIY.

“Dalam program Kapal Pemuda Nusantara para pemuda se-Indonesia dan DIY hidup di atas kapal yang menjelajah Tanah Air,” tambahnya.

Dia berharap peserta kegiatan ini sekaligus menjadi duta DIY yang mampu memberikan informasi dan promosi yang baik dan benar tentang DIY.

Kepala Seksi Pemuda BPO Disdikpora DIY, Latanggang, menjelaskan dari 88 orang pendaftar, calon peserta yang lolos seleksi verifikasi berkas sejumlah 53 orang.

Peserta yang lolos seleksi administrasi berjumlah 26 putra dan 27 putri itu kemudian mengikuti tes wawancara di Pondok Pemuda Ambarbinangun Tirtomolo Kasihan Bantul.

Dari 53 orang calon peserta disaring lagi menjadi 15 putra dan 15 putri. Sedangkan seleksi final dijadwalkan berlangsung  2-4 Mei 2018 di tempat yang sama.

Materi seleksi meliputi motivasi kepribadian dan program PKN, seni dan budaya serta pengetahuan tentang DIY dan kebaharian.

Adapun tim juri berasal dari Dinas Kebudayaan DIY, Dinas Kelautan dan Perikanan DIY, Disdikpora DIY serta Keluarga Kapal Pemuda Nusantara DIY.

Peserta yang terpilih rencananya diberangkatkan pada September 2018 dengan rute Jakarta-Sumbawa Nusa Tenggara Barat (NTB).

“Melalui kegiatan ini diharapkan para pemuda dapat meningkatkan kapasitas iptek, kesadaran dan keterampilan di bidang kebaharian, menguatkan kecintaan kepada Tanah Air serta menumbuhkan rasa persatuan,” ungkap Latanggang.

Adapun tujuan kegiatan ini untuk membangun interaksi sosial antarpemuda, membawa misi kesenian dan kebudayaan, mengenal keberagaman Indonesia, memupuk kecintaan pada NKRI serta membawa misi sosial, kewirausahaan dan melatih kemandirian. (sol)