Cara Tidar Merangkul Anak-anak Muda

836
Aryo PS Djojohadikusumo didampingi Dara Ayu Suharto dan Anton Prabu Semendawai menyampaikan keterangan pers di sela sela Musda Tidar DIY.  (istimewa)

KORANBERNAS.ID – Ada banyak cara perlu ditempuh supaya anak-anak muda mau berpartisipasi aktif pada Pemilu 2019. Salah satunya melalui kewirausahaan serta media sosial atau medsos.

Inilah yang dilakukan Tunas Indonesia Raya (Tidar). Organisasi sayap Partai Gerindra tersebut sangat menaruh perhatian terhadap para pemilih pemula.

Tidar pun konsens menggarap hal-hal yang berkaitan dengan dunia anak muda, di antaranya membentuk tim media sosial (medsos) serta menggalakan jiwa entrepreneur atau kewirausahaan.

“Kita akan bentuk tim media sosial untuk menyasar para anak muda,” ungkap Dara Ayu Suharto, Ketua Tidar DIY kepada wartawan di sela-sela Musyawarah Daerah (Musda) Tidar DIY I, Sabtu (09/12/2017), di Yogyakarta.

Melalui musda pula, Dara yang secara aklamasi terpilih memimpin organisasi tersebut periode 2017-2022, selanjutnya akan memaksimalkan pengelolaan medsos berupa facebook, twitter, instagram maupun youtube untuk menggalang generasi milenial. “Kegiatan-kegiatan apapun yang berkaitan dengan Tidar akan kita teruskan melalui medsos,” kata dia.

Dara Ayu Suharto yang juga anggota DPRD Sleman itu, memimpin Tidar DIY menggantikan ketua sebelumnya, Anton Prabu Semendawai, yang merupakan suaminya.

Menurut Dara, selain medsos, Tidar DIY juga akan membangun gerakan wirasausaha. Adapun sasarannya kalangan anak muda terutama perempuan.

Baginya, perempuan di dalam rumah tangga perannya lebih dominan. “Saat pacaran, dipungkiri atau tidak  cowok juga manut dengan ceweknya kan,” kelakarnya.

Saat ini ada program usaha industri rumahan gula aren siap ekspor. Anggota Tidar perlu membentuk semacam koperasi supaya memperoleh pendampingan maupun pendanaan berupa bantuan atau hibah.

Tidar DIY siap menjalankan agenda revolusi putih, agenda Partai Gerindra. Apalagi Tidar DIY memiliki kelompok binaan kewirausahaan yang bisa diarahkan menggencarkan gerakan meningkatkan konsumsi susu.

Di tempat yang sama, Anton Prabu Semendawai sepakat ke depan pengelolaan medsos, gerakan revolusi putih dan juga kewirausahaan, perlu memperoleh penekanan dan penguatan program.

“Saat  ada bencana dampak siklon Cempaka, Tidar langsung turun di Jlagran. Generasi muda tidak identik hura-hura tapi harus ikut peduli membantu sesama,” ujar Ketua DPC Gerindra Kota Yogyakarta ini.

Sekretaris DPD Partai Gerindra DIY, Dharma Setyawan,  mengatakan di DIY sendiri ada sekitar 400 ribu mahasiswa. Inilah tantangan sekaligus harapan bagi Tidar DIY untuk masuk dunia kampus dan merangkul para mahasiswa bergabung.

Sedangkan Ketua Umum Pengurus Pusat Tidar, Aryo PS Djojohadikusumo menegaskan perlunya regenerasi di tubuh Tidar. Dia ingin anak anak muda pengurus Tidar merangkul pemilih pemula. Sebab, merekalah yang lebih mengetahui keinginan dan harapan anak muda. (sol)