Catat, NYIA Wajib Tampilkan Kearifan Lokal

194
Menhub Budi Karya Sumadi melakukan Kunjungan Kerja Peninjauan Progres PSN Pembangunan NYIA di Temon, Kulonprogo, Minggu sore (8/10/2017). (sri widodo/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID — Bandara New Yogyakarta International Airport (NYIA) di Kulonprogo Yogyakarta, wajib menampilkan nuansa kearifan lokal. Dengan demikian bandara tersebut nantinya dapat membanggakan masyarakat Yogyakarta dan Indonesia karena menjunjung tinggi nilai pesona kearifan lokal.

“Serta menjadikan Yogyakarta destinasi wisata terbesar kedua setelah Bali,” ujar Menteri Perhubungan RI, Budi Karya Sumadi ketika melakukan Kunjungan Kerja Peninjauan Progres PSN Pembangunan NYIA di Temon, Kulonprogo, Minggu sore (8/10/2017).

Dalam kunjungan ini Menhub didampingi oleh Dirjen Perhubungan Udara Agus Santoso. Rombongan tiba di Bandara Adisutjipto pada pukul 13.30 WIB disambut oleh Direktur Teknik PT. Angkasa Pura I (Persero), Polana B. Pramesti dan jajaran, Direktur Infrastruktur PT. PP (Persero), M. Toha Fauzi dan jajaran instansi terkait lainnya.

Baca Juga :  Gunungkidul Jadi Inspirasi Pengembangan Olahraga di Indonesia

Dia juga menyatakan, koordinasi juga sudah beberapa kali di lakukan dengan pihak AP I. Hal itu dilakukan agar NYIA memiliki ciri yang khas dan bernilai sebagai bandara internasional.

“Pembangunan diupayakan fokus pada area airside agar gedung dan fasilitas pendukung dapat segera dioperasikan senada dengan pembangunan area landside. Banyak konsep yang dibahas salah satunya rencana adanya kampung wisata dan saya mengapresiasikan hal tersebut,” tandasnya.

Dalam kunjungan ke Yogyakarta, Menhub dan rombongan langsung menuju lokasi Proyek NYIA. Di lokasi calon bandara, peninjauan lapangan melalui jalur masuk Congot Jangkaran. Lewat jalur masuk Pantai Congot melintas area mess walet dan mengitari lokasi pembangunan NYIA. Dia diperlihatkan peralatan berat yang tengah melakukan pekerjaan landclearing

Baca Juga :  OP Beras Digelar, Harga di Pasaran Tetap Mahal

Sementara Polana menyampaikan tahapan yang dilalui dalam pembangunan sudah mencapai 90 % dan siap memasuki pekerjaan substruktur.(yve)