Cegah Penyakit Pikun dengan Olahraga

67
Wakil Bupati Sleman Dra Hj Sri Muslimatun MKes mengikuti senam massal memperingati Bulan Alzheimer Dunia, Minggu (23/09/2018) di Lapangan Denggung Sleman. (istimewa)

KORANNERNAS.ID — Dalam rangka memperingati Bulan Alzheimer Dunia, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman bekerja sama dengan yayasan Alzheimer’s Indonesia (Alzi) DIY menggelar Jalan Sehat dan Senam Massal, Minggu (23/09/2018), di Lapangan Denggung Sleman.

Alzheimer adalah penyakit pikun yang umumnya terjadi pada lansia (lanjut usia). “Alzheimer atau penyakit pikun dapat dicegah, salah satunya dengan berolahraga secara rutin,” ungkap Dra Hj Sri Muslimatun Mkes.

Kegiatan sehari-hari seperti berjalan kaki, naik turun tangga dan senam ringan juga dapat menurunkan risiko kepikunan. Dengan begitu, lansia tetap dapat beraktivitas secara optimal tanpa terganggu oleh penyakit pikun.

“Pikun ini dapat dicegah dengan pola hidup sehat dan kegiatan yang dapat menstimulasi kerja otak,” jelasnya.

Baca Juga :  Sleman Tuan Rumah Piala Soeratin 2017

Pembina Yayasan Alzi DIY, KRAy Anglingkusumo , menjelaskan penyakit pikun dapat dihindari dengan pola hidup sehat. Di antaranya dengan mengkonsumsi makanan sehat, olahraga khusus lansia, dan berkegiatan yang dapat menstimulasi otak sehingga otak mendapat suplai oksigen yang cukup.

“Perlu diketahui kepikunan ini tidak hanya terjadi pada orang tua. Tapi yang usia muda juga bisa terkena Alzheimer. Maka perlu dicegah dengan pola hidup yang sehat sedini mungkin,” ujarnya.

Anglingkusumo mengimbau para penderita Alzheimer tidak perlu merasa minder dengan penyakitnya.

Kerabatnya juga harus menginformasikan tentang penyakitnya kepada orang lain, sehingga meringankan beban psikis dari penderita atau pun kerabat yang merawatnya.

“Penyakit Alzheimer ini memang banyak ya. Di seluruh dunia, setiap tiga detik ada satu kasus Alzheimer. Jadi tidak perlu malu bagi yang telanjur mengalami kepikunan. Tapi bagi yang belum harus selalu berusaha mencegahnya,” ucapnya.

Baca Juga :  Menikmati Belimbing Wuluh Tanpa Kecut

Kegiatan ini dibuka dengan senam Poco-poco secara massal yang diikuti oleh 1.000 peserta.

Setelah senam dilanjutkan jalan sehat sejauh kurang lebih satu kilo meter, diakhiri pembagian 100 doorprize yang disediakan panitia. (sol)