Cempaka Lumpuhkan Ribuan Warga Dua Kecamatan

197

KORANBERNAS.ID — Badai Cempaka yang membawa hujan dengan intensitas sangat tinggi benar-benar membuat ribuan warga Purworejo kalang kabut. Bahkan, ribuan warga di dua Kecamatan, yaitu Purwodadi dan Bagelen terhenti aktifitas ekonomi mereka.

Hujan yang turun sejak tiga hari terakhir, mengakibatkan pasar tradisional di Desa Jenar Kecamatan Purwodadi, lumpuh akibat digenangi air setinggi 40 centimeter. Akibatnya, para pedagang pun memilih tinggal di rumah dan tidak menggelar lapak mereka.

“Saya mending di rumah. Gimana lagi, lha wong pasarnya terendam air, ucap Bu Tini, Rabu (29/11/2017) siang.

Hal yang sama terjadi di Pasar Krendetan Kecamatan Bagelen. Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur kecamatan tersebut dalam tiga hari, mengakibatkan genangan air setinggi 25 centi meter.

Dari pantauan koranbernas.id, sejak Rabu (29/11/2017) pagi, tidak ada kegiatan ekonomi di pasar yang tahun kemarin baru saja diresmikan Presiden Jokowi itu. Bahkan para penjual yang biasa menghuni los atau kios memilih berdiam diri di rumah masing-masing. Hanya tampak beberapa orang yang membersihkan kiosnya di pasar tersebut.

Camat Purwodadi, Hery Raharjo membenarkan bahwa kegiatan ekonomi warganya pada hari ini berhenti total.

“Pasar Jenar terendam air, total seluruh lokasi pasar tergenang banjir. Tak ada transaksi hari ini,” ucap Hery Raharjo.

Hongga sore air sudah mulai surut dan diharapkan besok warga sudah mulai bisa beraktifitas seperti semula. (yve)