Cikal Bakal Cakruk Pintar Karya TMMD Reguler 102 Banjarnegara

46
CAKRUK PINTAR -- Salah satu hasil TMMD Reguler di Desa Pasegeran adalah memperbaiki pos ronda atau cakruk. Seorang anggota Satgas TMMD mengajak anak-anak bercerita, dengan harapan pos ronda itu bisa juga digunakan sebagai tempat belajar. (Foto: Pendim 0704 - BNA/Koran Bernas).

KORANBERNAS.ID – Cakruk, bangunan kombinasi hijau tua dan muda ala militer yang telah dirampungkan pada penghujung bulan Juli 2018 lalu, di samping untuk meronda, kini mulai dimanfaatkan warga masyarakat melakukan berbagai aktivitas, termasuk bercengkrama maupun belajar. Sabtu (4/7/18).

Koptu Suyanto, salah satunya. Anggota Satgas dari Kodim 0704 Banjarnegara, di samping tugas pokok mengarsiteki berbagai pembangunan fisik TMMD, dia juga menggalakkan gemar membaca kepada anak-anak Desa Pasegeran Kecamatan Pandanarum. Dia memperlihatkan buku cerita bergambar kepada Marsya (5) anak Woto (26) dan Alif (3) putra Tasmo (45) warga Dusun Kroya Rt/Rw. 3 Desa Pasegeran, untuk menarik minat baca keduanya dan anak-anak lainnya. 

Tak hanya kepuasan batin bagi Suyanto saja, namun juga bagi Wartini (40) kaos biru isteri dari Triono (50), tunanetra Dusun Kroya Rt. 02 Rw. 03 Desa Pasegeran yang menghibahkan tanah pekarangannya guna didirikan bangunan tersebut. Watini tampak tertawa lepas melihat keceriaan dan keseriusan anak-anak serta Suyanto yang sedang mengajar bak seorang guru PAUD. Suyanto berharap di pos ini akan menjadi “Poskamling Pintar” kedepannya, seperti di tempat-tempat lainnya Poskamling juga disulap menjadi taman baca anak. 

Sementara dikatakan Wainah (21) warga Dusun Kroya Rt/Rw. 3, “Kini anak-anak desa kami bisa bermain dan belajar di Poskamling setelah sekolah. Baca buku akan menyalurkan pada kegiatan positif.” ucapnya.

Pembangunan 1 Unit Pos Kamling ini, merupakan sasaran tambahan program TMMD Reguler 102 Banjarnegara dengan tujuan meningkatkan keamanan masyarakat setempat sehingga dengan mengaktifkan kembali jaga dan patroli malam, secara tidak langsung masyarakat akan terdidik untuk melaksanakan pengamanan kampungnya sendiri secara swakarsa mandiri. Selain sebagai sarana peringatan dini terhadap bencana longsor dan penambahan kas dusun melalui jimpitan. Jimpitan bisa untuk mendanai pengadaan bendera, umbul-umbul, perlengkapan dan perhelatan olahraga, uang sosial kemasyarakatan, logistik kumpulan RT/RW maupun keagamaan serta pengadaan barang-barang inventaris dan lain-lain. (*/Pendim 0704 – BNA)

Baca Juga :  "Gerombol Malam" Bakal Jadi Seragam Purbalingga