Dari Guyengan untuk Keselamatan Negeri

261
Jajaran Muspika Bantul menggelar doa bersama usai upacara di Lapangan Guyengan Desa Palbapang, Kamis (17/08/2017) petang. (sari wijaya/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID — Berbagai unsur dan elemen masyarakat larut dalam doa keselamatan negeri 171717 dari Lapangan Guyengan Desa Palbapang Bantul, Kamis (17/08/2017) petang, usai upacara penurunan bendera. Doa itu dibaca oleh H Saefudin dari Kantor Urusan Agama (KUA) Bantul dengan didampingi Camat Bantul Drs Susanto MM, Kapolsek Bantul Kompol Paimun, Danramil 02/Kota Bantul Mayor (Inf) Sutarno  serta tokoh berbagai agama.

Doa diikuti seluruh peserta upacara  dari unsur TNI/Polri, pelajar, mahasiswa, perangkat desa, karang taruna, relawan, PKK dan unsur masyarakat lain. Upacara Peringatan HUT ke-72 RI di Lapangan Guyengan yang digelar oleh Kecamatan Bantul adalah yang pertama kalinya. Ini karena selama ini Kecamatan Bantul bergabung di Lapangan Paseban ataupun Lapangan Trirenggo.

Baca Juga :  Catat, Pemakaian Anggaran Jangan Mengada-Ada

“Memang upacara bendera di tingkat Kecamatan Bantul baru pertama kalinya digelar. Kita selama ini bergabung,” kata Camat Bantul.

Dengan upacara sendiri akan meningkatkan semangat dan gereget dari peserta upacara termasuk dari pegawai kecamatan  dan juga sampai perangkat desa.

“Untuk pelaksanaan akan kita gelar secara bergiliran setiap tahun antardesa. Tahun depan ke Trirenggo, Sabdodadi, Ringinharjo dan kembali ke Palbapang. Begitu seterusnya,” katanya.

Nantinya Kecamatan Bantul akan memiliki pasukan pengibar bendera (Paskibra) sendiri yang berjumlah 80 personel  dan sebagai salah satu upaya meningkatkan nasionalisme di kalangan anak muda ataupun pelajar.  “Sebelumnya  dari 17 kecamatan, hanya 16 kecamatan yang melaksanakan. Sekarang 17 kecamatan melaksanakan semua,” tambah Camat.

Baca Juga :  Siswa di Sekolah Ini Sisir Jentik Nyamuk Hingga Radius 500 Meter

Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo dalam sambutan tertulis dibacakan Danramil berharap seluruh masyarakat turut mendoakan NKRI agar tetap kuat dan teguh.

“Marilah kita bersama-sama mengisi kemerdekaan ini untuk kemajuan bangsa dan negara. Juga mari senantiasa kita berdoa agar NKRI tetap tegak berdiri,” katanya.

Upacara penurunan bendera sendiri berlangsung aman, lancar dan khidmat. Bukan hanya peserta upacara, namun masyarakat sekitar juga ikut menonton upacara dari seputar lapangan Guyengan. Paskibra sukses bertugas, dan bertindak sebagai Irup adalah Kapolsek Bantul, Kompol Paimun. (sari wijaya)