DAU Masuk APBD Untuk Belanja Umum

358
Wilayah Desa di Bantul (istimewa)

KORANBERNAS.ID — Penggunaan Dana Alokasi Umum (DAU) harus jelas peruntukannya. Sesuai dengan aturan perundang-undangan, DAU masuk ke Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) untuk belanja umum.

“DAU digunakan, baik untuk gaji maupun belanja pembangunan,” ujar Anggota Badan Anggaran DPRD Bantul, H. Setiya, Selasa (22/8/2017).

Menurut Setiya, dalam struktur APBD, sumber pendapatan daerah berasal dari PAD (pendapatan asli daerah), dana perimbangan dan lain-lain pendapatan yang sah.

“Nah dana perimbangan ada tiga macam, yakni bagi hasil, dau dan dak. Yang dak peruntukannya harus sesuai proposal saat diajukan ke pusat. Sementara dau masuk apbd untuk belanja umum. Jadi bila dau turun, pasti mengganggu sektor belanja,” jelasnya.

Baca Juga :  Kambing Sarana Pererat Kerukunan. Kok Bisa?

Setiya menjelaskan, DAU di Bantul nilainya 50 persen dari APBD. Karenanya dia berharap Pemda Bantul ke depan bisa mengoptimalkan PAD dan juga skema DAK

“Kalau bicara DAU sebenarnya kan pemda relatif pasif menunggu pemberian dana pusat. Sementara untuk DAK Pemda perlu lebih aktif mengajukan permohonan ke pusat,” jelasnya. (yve)