Demokrat Tidak Memakai ‘Mahar Politik’

415
Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Bantul, Nur Rahmat JP didampingi pengurus memberikan keterangan pers terkait penjaringan Bacaleg lewat partai ini di RM Andrawina, Senin (14/05/2018). (sari wijaya/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID–Dalam Pileg 2019, DPC Partai Demokrat Kabupaten Bantul membuka pendaftaran Bakal Calon Legislatif (Bacaleg) mulai tanggal 15 Mei ini. Mereka yang mendaftar tidak harus pengurus, kader ataupun simpatisan partai, namun masyarakat dipersilahkan untuk bisa menggunakan partai ini sebagai kendaraan politik tahun depan.

Pendaftaran selama sebulan hingga 15 Juni mendatang di Kantor DPC Partai Demokrat, Dusun Kembanggede, Desa Guwosari,Kec Pajangan Bantul setiap hari kerja.   Atau melalui HP ketua Nur Rahmat (087839792312) dan  sekretaris Hozi (07838367766).

“Tidak perlu khawatir untuk menjadi caleg dari partai kami tidak perlu  ada yang namanya ‘mahar politik’. Tidak perlu khawatirkan hal itu, jadi silahkan mendaftar,”kata Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Bantul, Nur Rahmat JP dalam pers rilis di RM Andrawina, Senin (14/05/2018). Turut mendampingi adalah pengurus seperti sekretaris DPC Partai Demokrat Bantul,  Hozi dan bendahara Edy Prabowo.

Adapun syarat secara umum menurut Nur Rahmat adalah minimal 17 tahun, WNI dan pendidikan minimal SMA. Serta mengisi form pendaftaran.

Dalam Pileg tahun depan, pengurus DPC Partai Demokrat Bantul mentargetkan bisa meraih kursi wakil rakyat minimal setiap daerah pemilihan (Dapil) punya satu wakilnya. Jika Bantul ada enam Dapil, maka Demokrat bisa menempatkan kadernya 6 orang  dan bisa membentuk satu fraksi tersendiri. Jumlah ini  naik dari Pileg 2014 dimana Demokrat hanya mampu menempatkan satu wakilnya, menurun  dari Pileg 2009 yang mampu menempatkan 5 wakil (satu fraksi).

“Tentu agar target ini  bisa tercapai kita banyak melakukan strategi. Seperti mensolidkan kekuatan internal partai,banyak turun ke bawah, menyerap aspirasi masyarakat guna diperjuangkan dan tentu kita akan  merangkul  anak muda ataupun pemilih pemula,”katanya.

Sedangkan Edy mengatakan untuk bisa mendulang suara, maka semua pengurus, kader dan simpatisan partai termasuk nanti caleg  dari Partai Demokrat, harus banyak turun ke bawah (turba).

“Dengarkan apa yang mereka inginkan, dan perjuangkan,” katanya.

Sedangkan Hozi mengatakan  dari  hasil turba ke bawah yang mereka lakukan, diketahui banyak masyarakat yang merindukan program-program pemerintah yang dulu dibuat saat jaman pemerintahan SBY yang juga Ketua Umum Partai Demokrat .

“Dan ketika kami memiliki kekuatan lebih banyak di parlemen atau dewan, kami berharap segala aspirasi tersebut bisa kita perjuangkan secara maksimal,”katanya. (yve)