Dengan Uang Rp 1.000 Jadilah Makanan Enak

353
Sebagian ibu yang hadir pada acara peringatan Hari Kartini RW 08 Kelurahan Sorosutan Yogyakarta, Sabtu (28/04/2018). (arie giyarto/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID —  Zaman sekarang apa artinya uang Rp 1.000? Parkir pun kini sudah Rp 2.000. Tercecer di jalan saja mungkin banyak orang enggan memungutnya. Tapi di tangan ibu-ibu kreatif, uang Rp 1.000 bisa untuk belanja bahan makanan dan jadilah makanan enak.

Ini terjadi ketika digelar lomba masak antar-RT se-wilayah RW 08 Kelurahan Sorosutan Kota Yogyakarta, Sabtu (28/04-2018), dalam rangka memperingati Hari Kartini.

Panitia menentukan biaya Rp 25.000 diolah menjadi 25 kroket. Lima kroket untuk dilombakan dan 20  diserahkan panitia untuk jamuan tamu, supaya seluruh tamu merasakan kroket ketela hasil olahan ibu PKK setempat.

Juri terdiri dari Sri Susanti (pengurus PKK Kelurahan Sorosutan), Mamiek Setyowati (pengusaha katering) dan Ketua RW 08 RM Santosa Tri Iriyanta SIP.

Suasana di ruang lomba memasak dengan anggaran Rp 1.000. (arie giyarto/koranbernas.id)

Menurut Mamiek dan Susanti, sesuai anggaran yang ditentukan, hasilnya sudah  lumayan. Hanya saja unsur kreativitasnya masih kurang.

“Kroket tidak harus bulat atau lonjong sebagaimana kroket konvensional. Bisa dibuat lebih kreatif sehingga tampilan lebih menarik,” kata Mamiek.

Anggaran Rp 1.000 itu hanya karena untuk lomba. Dari pencermatan anggaran, juri menemukan ada yang tidak mencantumkan gas untuk memasak padahal sebenarnya harus masuk komponen biaya.

Kroket juara I. (arie giyarto/koranbernas.id)

Yang pasti, secara keseluruhan hasilnya sudah bagus tetapi unsur penyajian atau penampilan masih perlu ditingkatkan lagi,” kata Mamiek.

Keluar sebagai juara 1 sampai 3 masing-masing Ny Sofyan Abidin, Ny Puspita dan Ny Yati Purwanto. Juara harapan 1 dan 2 Ny Sadinem dan Wasirah.

Selain lomba masak kroket ketela, digelar pula lomba mewiru kain jarit atau sinjang batik. Semua peserta lomba mewakili RT masing-masing.

Dalam sambutannya Ketua PKK RW 08 Ny Sri Mulyani Santosa mengajak ibu-ibu PKK di wilayahnya mensyukuri hasil perjuangan  RA Kartini yang sudah dinikmati kaum ibu Indonesia.

Kroket juara 2. (arie giyarto/koranbernas.id)

Sedangkan Ketua RW 08 RM Santosa Tri Iriyanta SIP mengajak warganya senantiasa menjaga kebersihan lingkungan. Apalagi wilayahnya pernah memenangkan lomba kebersihan, pasti dipantau oleh instansi yang menangani lingkungan hidup.

Khusus untuk ibu-ibu yang punya usaha di bidang makanan supaya lebih ditingkatkan lagi dan mengurus izin PIRT, supaya produknya bisa masuk untuk suguhan rapat-rapat di tingkat RW, RT, arisan dan lain-lain. Dengan demikian usaha makanan rumah tangga lebih berkembang. (sol)