Densus Lepas Penjual Bakso

1051

KORANBERNAS.ID–Pedagang cilok dan bakso tusuk Spy (40 tahun) yang diduga kuat diciduk tim Densus 88 anti teror Mabes Polri dan Polda DIY kini sudah kembali ke kontrakanya di RT 03 Dusun Rejokusuman, Desa Tamanan Banguntapan Bantul.

Namun kondisi warga asal Cilacap tersebut masih shock usai penangkapan dirinya dua hari lalu. Hingga Sabtu (19/05/2018) siang, koranbernas.id belum bisa menemui Spy.

Muklis Nur Ismail pemilik kontrakan mengatakan jika Spy dilepas malam hari usai ditangkap. Namun perempuan tersebut belum bisa ditemui.

“Kondisinya masih shock, dan yang sudah ngobrol  istri saya ini,” kata Muklis didampingi istrinya.

Menurut Muklis, barang yang diambil kepolisian berupa SPM (Vario-red) hingga kini belum dikembalikan.

Baca Juga :  DPRD DIY Dukung Pemda Beri Beasiswa Guru

“Siang ini ada informasi Polda akan datang dan mengembalikan sepeda motor.Tetapi sampai sekarang belum kesini,” katanya.

Pengembalian itu didasari keterangan Spy jika dirinya tidak terlibat dalam jaringan apapun.
Untuk itu Muklis berharap agar sepeda motor milik Spy bisa dikembalikan dan bisa digunakan berdagang kembali.

Dijelaskan, selain Spy juga ada satu lagi penghuni kontrakan perempuan dari total empat kamar yang ada di tempat tersebut. Spy yang merupakan single parent dengan tiga orang anak tersebut sudah mengontrak selama tiga bulan.

“Saat akan mengontrak identitas kita minta dan data.Yang bersangkutan berasal dari Cilacap,” tambah Muklis.

Ditambahkan Muklis, dengan clear nya Spy dari jaringan terlarang diharapkan masyarakat tidak perlu resah. Karena tidak ada jaringan yang diduga teroris di tempat tersebut seperti info yang berkembang sebelumnya.

Baca Juga :  Pedagang Rasakan Permintaan Beras Zakat Turun

Sementara itu Walijo ketua RT 03 mengatakan saat akan dilakukan penggeledahan di kontrakan Spy, pihak kepolisian meminta dirinya selaku ketua RT untuk menyaksikan.

“Tapi soal membawa berkas atau tidak,saya tidak tahu,” jelasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya Spy diciduk aparat dan diduga kuat tim Densus 88 Mabes Polri serta Polda DIY pada Kamis (17/05/2018) lalu. (yve)