Desa Harus Jadi Pusat Aktivitas Ekonomi

221

KORANBERNAS.ID — Sejumlah 81 pengurus BUMDes di Jawa Tengah dan DI Yogyakarta mengadakan pertemuan di Desa Ponggok Kecamatan Polanharjo Klaten, Selasa (14/11/2017). Pertemuan bertajuk BUMDes Talk itu digagas Lembaga Pengabdian Pada Masyarakat (LPPM) UGM Yogyakarta bekerjasama dengan Kementerian Pedesaan, Pembangunan Desa Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDT) bekerjasama dengan Himpunan Bank Milik Negara (Himbara).

Pertemuan tersebut bertujuan untuk mengembangkan BUMDes di Jawa Tengah dan DI Yogyakarta dan mempertemukannya dengan pengurus BUMDes Tirta Mandiri Desa Ponggok. Ketua LPPM UGM Prof Suratman mengatakan kegiatan tersebut untuk menata desa menjadi pusat aktivitas ekonomi.

“BUMDes Talk tersebut sebagai ajang untuk sharing, mendisain BUMDes dan talking agar kemudian digotongroyongkan,” katanya.

Baca Juga :  Pemkab Sleman Terima Penghargaan dari Telkom

BUMDes Talk akan menjadikan desa sebagai inspirasi dunia. Sebab ada trend saat ini adalah memiliki daya saing dan mandiri.

Kepala Bagian Hubungan Antar Lembaga Kemendes PDT Rismanto menjelaskan kegiatan BUMDes Talk merupakan gagasan LPPM UGM dalam rangka tukar pengetahuan dan pengalaman antar BUMDes

BUMDes Tirta Mandiri Desa Ponggok Kecamatan Polanharjo merupakan BUMDes yang dinilai sukses mengelola potensi di desanya termasuk mengelola obyek wisata Umbul Ponggok dan Ponggok Ciblon. Terbukti sederet penghargaan telah diraih bersama Pemdes Ponggok dalam setahun terakhir. Bahkan Desa Ponggok telah menjadi tujuan studi banding bagi desa lain di tanah air. (yve)