Di Kebumen, Bayar Pajak Kendaraan Wajib Sumbang PMI

641

KORANBERNAS.ID — Wajib pajak   Kendaraan  bermotor (PKB) di Kabupaten Kebumen hampir  2 pekan  terakhir ini, sebagian besar harus berhadapa  dengan petugas pengumpulan  sumbangan   Bulan Dana PMI Cabang Kebumen. Petugas yang ditugaskan  di kantor Unit  Pelayanan  Pendapapatan Daerah (UPPD) Kebumen atau yang dikenal Kanto  Samsat, membuka lapak bersebelahan loket pembayaran PKB.

Petugas ini cukup pintar untuk  mendapatkan sumbangan yang nilainya Rp 2.000 per wajib PKB. Sesekali STNK dan bukti bayar PKB yang ada di kasir diambil oleh petugas itu. Sambil, menyerahkan dokumen itu, kepada wajib PKB, petugas menyodorkan  secarik kertas bukti menyumbang PKB. Cara tersebut dinilai paling efektif untuk mendapatkan  sumbangan dari wajib  PKB.

Baca Juga :  Tarian Maumere Memeriahkan “ADS International Charity Bazaar”

Di loket pembayaran, setiap hari rata rata jumlah pembayar PKB 250 orang sampai dengan  300 orang. Upaya untuk mengumpulkan  sumbangan melalui  pelayanan umum yang ada di Badan Usaha  Milik Negara (BUMN), seperti kantor pos, atau tempat pembataran rekening telepon dan  listrik ditolak. Cara mendompleng  di loket pembayaran telepon , listrik dan PDAM sebenarnya  paling efektif, namun ditolak

Kepala kantor UPT UPPD Kebumen Bambang Nurcahyo yang dimintai  konfirmasi koranbernas.idmembenarkan. Ppihaknya mengizinkan  panita Bulan Dana  PMI Kebumen mengumpulkan sumbangan dari wajib  PKB. Syaratnya tidak boleh ada paksaan.

“Jika ada  wajib PKB yang merasa terganggu dengan  cara mengumpulkan  sumbangan, kami siap untuk memberi  teguran kepada  petugas,” tandasnya.(yve)

Baca Juga :  Bakal Seru, Obstacle Run Digelar di Lanud Adisutjipto