Di Keceme Sleman, Voli Tarkam Sedot Ribuan Penonton

1071
Rudi Asturrida bersama panitia turnamen voli antar kampung Tunas Muda Cup dan salah satu atlet, menjelang pembukaan turnamen di Dusun Keceme, Caturharjo, Sleman, Selasa (17/07/2018) malam. (istimewa)

KORANBERNAS.ID—Penonton membludak dalam turnamen-turnamen besar, adalah hal yang wajar. Tapi di wilayah Keceme, Caturharjo, Sleman, turnamen bola voli antar kampung pun, mampu menyedot ribuan penonton setiap harinya.

Turnamen bola voli antar kampung Tunas Muda Cup ini, sudah digelar sebanyak 7 kali. Yang menarik, turnamen ini juga diikuti oleh atlet-atlet voli nasional, yang sengaja didatangkan oleh para peserta atau kontestan. Seperti diantaranya Aprilia Manganang,Aji Maulana dan Agung Seganti.

“Sudah 7 kali kami menggelar turnamen voli antar kampung.  Dan selama itu, atlet voli nasional selalu datang meramaikan,” kata Kadus Keceme, Agus Sutanto, disela-sela pembukaan Tunas Muda Cup 2018, Selasa (17/072018) malam.

Tahun ini turnamen diikuti oleh 44 peserta, terdiri dari 12 tim putri dan 32 tim putra. Mereka datang dari berbagai wilayah. Selain Sleman, juga peserta dari Bantul, Magelang, dan sejumlah wilayah di DIY dan Jateng lainnya. Turnamen ini akan digelar selama 1,5 bulan, dengan wasit dari PBVSI.

Namanya turnamen voli antar kampung, lokasi pertandingannya, adalah lapangan di dusun yang berlantai tanah. Di sekeliling lapangan, warga dusun selaku panitia menyiapkan tempat duduk bagi penonton yang terbuat dari batang bambu tanpa sandaran. Di salah satu sisi samping lapangan, disiapkan deretan kursi plastik. Sedangkan disisi lain, berdiri sebuah bangunan panggung yang lebih tinggi dari jaring voli, sebagai tempat komentator pertandingan sekaligus tempat menempel papan skor dan tim yang berlaga.

Lapangan ini juga dikelilingi oleh dinding gedeg (anyaman bambu). Terdapat satu pintu dengan loket karcis atau tempat pembelian tiket bagi mereka yang ingin menonton.

“Semuanya warga yang menyiapkan. Panitia yang kita libatkan sekitar 300-an orang setiap kali turnamen. Mulai dari petugas loket, petugas parkir, keamanan, dan lain sebagainya,” papar Agus.

Cukup mengejutkan. Kendati parkirnya gratis, setiap kali turnamen selesai pihak panitia, kata Agus, selalu berhasil menyisihkan laba cukup besar. Bahkan, turnamen sebelumnya, mereka mengantongi keuntungan bersih mendekati Rp 100 juta. Ini lantaran jumlah penonton setiap harinya mencapai ribuan orang, dengan tiket masuk sebesar Rp 8.000.

“Semua dana kita gunakan untuk mengisi kas RT, kas takmir masjid, kas pemuda, dan untuk memenuhi kebutuhan internal kampung sendiri. Tidak ada satupun panitia yang bisa mengambil keuntungan pribadi. Ini sudah kesepakatan,” jelasnya.

Rudi bersama panitia secara simbolis membuka turnamen bola voli antar kampung Tunas Muda Cup 2018. (istimewa)

Ramaikan Asian Games

Konsistensi dan sukses gelaran turnamen voli antar kampung Tunas Muda Cup ini, rupanya menarik perhatian pihak sponsor. PT Bank Mandiri Tbk selaku sponsor utama Asian Games 2018, menggandeng pihak panitia untuk bersama-sama menyemarakkan Asian Games 2018.

Area Manager Bank Mandiri Yogyakarta Rudi As Aturrida mengatakan dukungan Bank Mandiri ini merupakan salah satu upaya untuk mndukung sosialisasi Asian Games 2018 yang akan digelar di Jakarta dan Palembang.

“Kami ingin gaung Asian Games terdengar di seluruh wilayah Tanah Air. Salah satu yang kami lakukan adalah dengan mendukung turnamen ini yang seluruh kepanitiaan, peserta dan hasilnya berasal dari masyarakat setempat, sehingga masyarakat dapat merasa ikut memiliki Asian Games 2018,” kata Rudi di Dusun Keceme, Sleman.

Bagi Bank Mandiri, turnamen ini menjadi event yang patut didukung. Bukan saja karena menjadi bagian dari kegiatan positif masyarakat dalam hal olahraga, namun juga karena semangat kegotongroyongan warga. Selain itu, manajemen yang baik telah membuat event ini mampu menggerakkan ekonomi masyarakat sekitar, dan mendorong peningkatan kesejahteraan warga.

“Ini hal yang penting. Bagaimana kreativitas warga dan kekompakan mereka mampu menghasilkan sesuatu. Kami berharap, ke depan event semacam ini terus berkembang dan membawa manfaat lebih luas bagi masyarakat,” kata Rudi. (SM)