Di Sleman Ada 16 Aliran Kepercayaan

172

KORANBERNAS.ID–Bupati Sleman, Sri Purnomo mengatakan, Sleman memiliki masyarakat yang heterogen dengan berbagai suku, ras, dan agama berbaur menjadi satu.

“Berdasarkan data 2016, di Sleman terdapat sekitar 16 aliran kepercayaan yang tersebar di beberapa wilayah di Sleman,” kata Sri Purnomo, Senin (26/03/2018) menanggapi kunjungan kerja dari Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat, yang dipimpin Bupati Irfendi Arbi ke Kabupaten Sleman. Kunjungan tersebut dalam rangka studi peningkatan kinerja Tim Pengawasan Aliran Kepercayaan Masyarakat (Pakem).

Bupati Limapuluh Kota Irfendi Arbi mengatakan kunjungan kerja tersebut diikuti sebanyak 28 orang dari Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Limapuluh Kota.

“Kunjungan ini selain dalam rangka peningkatan kinerja Tim Pengawasan Aliran Kepercayaan Masyarakat Kabupaten Limapuluh Kota kami juga ingin mengetahui pengembangan pariwisata di Kabupaten Sleman,” katanya.

Sri Purnomo menambahkan peran Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) sangat dibutuhkan dalam mengantisipasi konflik sosial yang menimbulkan gesekan di masyarakat.

“Dalam menyelesaikan konflik sosial terutama masalah keagamaan, kami Forkopimda sering duduk bersama FKUB untuk membahas permasalahan  yang ada serta mencari solusi bersama penyelesaiannya,” kata Sri Purnomo.

Dalam penyelesaian konflik keagamaan, seperti pembangunan tempat ibadah baru di suatu wilayah yang diindikasi memiliki sensitifitas tinggi dapat dibahas di tingkat FKUB terlebih dahulu.

“Ketika FKUB sudah memberikan rekomendasi, kami akan memberikan izin tempat ibadah tersebut agar tidak menjadi konflik di masyarakat,” tutur Sri Purnomo. (SM)