Di Temanggung, 12 Dusun Kekurangan Air Bersih

187
Warga mendapatkan bantuan air bersih dari Pemkab Temanggung. Krisis air bersih melanda 12 dusun di wilayah ini. (istimewa)

KORANBERNAS.ID–Sebanyak 12 Dusun yang tersebar di tujuh Desa, lima Kecamatan yang ada di Kabupaten Temanggung mengalami kekurangan air bersih pada musim kemarau tahun ini

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Temanggung Agus Sudaryono ketika ditemui Selasa (22/08/2017) mengatakan, sebelumnya hanya enam titik wilayah di Temanggung yang minta bantuan air bersih. Namun sekarang bertambah menjadi 12 dusun.

Diungkapkan, sebanyak 12 dusun tersebut tersebar pada tujuh desa di lima kecamatan, yakni Pringsurat, Kandangan, Selopampang, Kaloran, dan Jumo. Kemungkinan masih bisa bertambah, karena banyak daerah lain yang belum melapor.

Menurut dia, dari jumlah tersebut, Desa Tlogopucang di Kecamatan Kandangan mengalami kekeringan paling parah, karena di desa itu tidak memiliki sumber air.

Baca Juga :  Kenaikan Tambahan Penghasilan PNS Disetujui

“Diharapkan ada aliran air dari mata air di Kecamatan Kledung ke Tlogopucang. Namun, sampai sekarang belum terealisasi,”katanya.

Dijelaskan, daerah baru yang mengalami kekurangan air bersih tahun ini, yakni di Dusun Gowak, Desa Pingit, Kecamatan Pringsurat. Di daerah tersebut sudah ada air bersih yang disalurkan oleh Pamsimas. Namun, debit air Pamsimas yang mengalir ke rumah warga sudah mengecil, sehingga tidak mencukupi.

Untuk mengatasi keadaan ini, lanjutnya, BPBD Kabupaten Temanggung menganggarkan untuk mendistribusikan bantuan 450 tanki air bersih.

“Jika dari anggaran yang tersedia belum mencukupi, kami akan menggandeng pihak swasta melalui dana CSR untuk mendistribusikan air bersih yang diperlukan,”tambahnya.(Edy/SM)