Dianiaya Anak, Sunaryo Tewas di Rumahnya

413
Sunaryo (65 tahun) warga Dusun Panjangjiwo RT 47, Desa Patalan,Kec Jetis ditemukan meninggal di rumahnya , Selasa (30/1/2018) pagi dan diduga dibunuh anaknya. (istimewa)

KORANBERNAS.ID — Sunaryo ( 65 tahun) warga Dusun Panjangjiwo RT 47, Desa Patalan,Kec Jetis ditemukan meninggal dunia, Selasa (30/01/2018) pukul 07.30 WIB. Diduga Sunaryo tewas dianiaya oleh anaknya berisinial DP (20 tahun) yang diketahui menderita epilepsi sejak kecil. Saat ditemukan di dalam kamar, Sunaryo terbujur di lantai kamarnya dengan posisi kepala di sebelah timur dan masih mengenakan sarung dan baju hem warna biru. Di lantai dekat kepalanya ditemukan lumuran darah.

Dukuh Panjanngjiwo Sutiyono (50 tahun) menuturkan kalau tadi pagi tetangga korban Ny Sujilah (80 tahun) sempat melihat anak korban bergegas pergi dari rumah dengan kondisi tergesa-gesa. Saat disapa tidak menjawab ataupun menengok.

Merasa curiga, Ny Sujilah kemudian lapor kepada kepala dukuh. Selanjutnya Dukuh Sutiyono segera ke rumah Sunaryo, dan saat dipanggil-panggil tidak menjawab. Ketika dicek, didapati pintu rumah sebelah selatan jebol dan digunakan Dukuh Sutiyono masuk ke dalam rumah.

“Betapa kagetnya saya, saat saya cek ke dalam rumah kondisi Pak Sunaryo sudah terbujur kaku di lantai kamar rumahnya,” kata Dukuh Sutiyono . Mendapati hal tersebut,dirinya segera melapor kepada Bhabin Desa Patalan Brigadir Fajar Prihantoro.

Mendapatkan laporan tersebut Fajar segera ke TKP dan melaporkan kepada atasan. Tidak berselang lama tim Inafis Polres Bantul dan petugas Puksesmas Jetis melakukan pemeriksaan dan olah TKP.

Sementara salah satu saksi Ketua RT 47 Abdul Fitri Surada (57 tahun) mengatakan kalau sehari sebelumnya dirinya mengetahui ada cekcok antara bapak anak tersebut sekitar jam 03.00 WIB. Permasalahnya saat itu anak korban diminta untuk mematikan televisi karena sudah pagi, namun anaknya tidak terima diingatkan sehingga terjadi cek cok mulut.

“Siangnya kemarin jam 10.00 WIB saya sempat berkunjung ke rumah Pak Sunaryo dan bertemu dengan keluarga ini. Namun tidak ada pembicaraan yang khusus, karena semua ngobrol seperti biasa,” katanya. (yve)