Diduga Pembunuhan Itu Direncanakan

1356
Salah satu adegan ulang yang diperagakan  tersangka  di tempat kejadian, Kamis (19/04/2018).  (istimewa)

KORANBERNAS.ID — Penyidik perkara anak membunuh ibu kandungnya di Desa Bocor Kecamatan Buluspesantren Kabupaten Kebumen, Kamis (19/04/2018), menggelar reka ulang di beberapa  tempat  kejadian.

Berdasarkan 34 adegan ulang yang diperagakan tersangka Sumudi (35), diduga pelaku sudah sejak awal merencanakan membunuh ibu kandungnya, Sutirah (56).

Reka ulang yang berjalan hampir dua jam dan menarik perhatian ratusan orang warga itu, dimulai dari tersangka Sumudi mempertajam bendo yang digunakan membacok ibunya hingga meninggal di tempat kejadian.

Setelah itu, tersangka keluar rumah mencari ibunya, dengan menaiki sepeda onthel tua. Adegan selanjutnya tersangka berhasil menemui ibunya di persawahan, tempat kejadian.

Sebelum membunuh ibunya, tersangka meminta uang Rp 500.000.  Pengakuan tersangka, uang sebanyak itu  akan digunakan untuk membeli gigi palsu. Tersangka memang giginya ompong. Ketika  tersenyum terlihat ompongnya.

Ketika ibunya tidak bisa memenuhi permintaan tersangka, keduanya terlibat cekcok mulut. Akhirnya tersangka membacok ibunya di beberapa bagian vital tubuhnya.

Setelah mengetahui ibunya tidak berdaya, tersangka meninggalkan ibunya. Masih menggunakan sepeda onthel, dia melarikan diri  hingga ditangkap kurang dari 24 jam setelah perbuatan  sadis itu.

Kasubbag Humas Polres Kebumen AKP Masngudin mengatakan, tersangka mengaku meminta paksa uang sebanyak Rp  500.000 untuk membeli gigi palsu.

Tersangka  pernah diduga menderita gangguan jiwa, sehingga penyidik sempat membantarkan penahanannya di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) dr Soerojo Magelang. Pembantaran itu sekaligus observasi kejiwaan tersangka.

Berdasarkan hasil obersrvasi kejiwaan, menurut Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Polres Kebumen AKP Aji Darmawan SH, tersangka dinyatakan bisa mempertanggungjawabkan perbuatannya sehingga penyidikan perkara itu dilanjutkan. (sol)