Dirut Bank Ini Tak Malu Angkat Batu Cukup Besar

543
Dirut Bank BPD DIY, Bambang Setiawan, mengangkat batu pada peletakan batu pertama pembangunan RTLH di Dusun Ngemplak Caturharjo Sleman, Rabu (01/11/2017). (solahudin alwi/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID — Ada yang menarik pada acara Peletakan Batu Pertama Pembangunan RTLH (Rumah Tidak Layak Huni) di Dusun Ngemplak Caturharjo Sleman, Rabu (01/11/2017). Ini karena Direktur Utama (Dirut) Bank BPD DIY, Bambang Setiwan, tidak malu-malu mengangkat batu berukuran cukup besar.

Wah, gedhe,” ujarnya tatkala mengangkat batu itu. Sejurus kemudian dia menengadahkan tangannya, berdoa sesaat usai menanam batu bersama adukan semen dan pasir.

Peletakan batu pertama ini menandai penyerahan bantuan Corporated Social Responsibility (CSR) berupa penyelesaian pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), pembangunan jamban dan pemasangan instalasi listrik di wilayah Desa Caturharjo Kecamatan Sleman Kabupaten $leman.

Hadir dalam kesempatan itu Bupati Sleman Sri Purnomo, Wakil Bupati Sri Muslimatun yang juga Ketua Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (TKPK), Camat Sleman  Wildan Solikhin serta jajaran Forkominda. Bantuan CSR diserahkan secara simbolis oleh Bambang Setiawan kepada Sri Purnomo, di Dusun Ngemplak Caturharjo.

Menurut Bambang Setiawan didampingi jajarannya yaitu Santosa Rochmat, Cahya Widi maupun Agus Tri Murjanto,  CSR Bank BPD DIY untuk wilayah Sleman kali ini sebesar Rp 1 miliar diberikan kepada 153 Kepala Keluarga (KK) warga miskin dan KK PKH (Program Keluarga Harapan) yang terbagi dalam 23 dusun.

Bantuan itu berupa rehabilitasi 75 unit rumah tidak layak huni senilai Rp 570 juta, pembuatan 84 unit jamban senilai Rp 232 juta dan pemasangan 99 unit instalasi listrik senilai 198 juta.

“Penyaluran CSR ini merupakan hasil sinergi/kerja sama yang baik antara Pemerintah Kabupaten melalui TKPK (Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan) Kabupaten Sleman dan Bank BPD DIY dalam upaya percepatan penanggulangan kemiskinan sesuai dengan amanat Presiden RI dengan tujuan untuk mewujudkan kehidupan yang bermartabat,” paparnya.

Bank BPD DIY memiliki program CSR yang menyasar empat hal yaitu pemberdayaan ekonomi, kesehatan, pendidikan dan lingkungan hidup.

Dengan penyaluran dana CSR PT Bank BPD DIY untuk pembangunan RTLH di Desa Caturharjo Sleman diharapkan dapat membantu terpenuhinya tempat tinggal yang layak, meningkatkan derajat kesehatan dan kehidupan warga miskin.

Mewakili warga, Bupati Sri Purnomo mengatakan sesuai tuntunan agama warga penerima manfaat perlu mendoakan pemberi bantuan.

Ndongakke mudah-mudahan Bank BPD DIY yang sahamnya 100 persen dimiliki Pemda DIY dan Pemerintah Kabupaten/kota se-DIY ini makin kuat, makin bagus dan menyejahterakan masyarakat DIY,” kata dia. (sol)