Disabilitas Miliki Hak Ikut Awasi Pemilu

240

KORANBERNAS.ID — Ketua Asosiasi Pekerja Sosial Indonesia (APSI) Semarang,  Sadiman Al Kundarto, mengatakan partisipasi masyarakat dalam pemilu merupakan pilar suksesnya pemilu.

“Sudah saatnya pemerintah dan penyelenggara pemilu memberikan hak akses bagi penyandang disabilitas,” ungkapnya dalam rapat pemilu partisipasif yang dilaksanakan Panwaslu Kota Semarang, Kamis (14/12/2017).

Menurut dia, semakin banyak disabilitas dilibatkan baik dalam penyelenggara maupun pengawas dalam mensukseskan pemilu, membuktikan semakin tinggi partisipasif masyarakat.

Sadiman Al Kundarto, sebagai salah satu nara sumber rapat koordinasi partisipasi pemilu yang diselenggarakan Panwaslu Kota Semarang. (bekti maharani/koranbernas.id)

Sadiman yang juga penyandang disabilitas ini menjelaskan hak-hak yang dibutuhkan disabilitas adalah hak akses ketika didaftar pemilih, kemudahan akses di TPS, termasuk  kemudahan akses penerjemah di TPS.

Ketua Panwaslu Kota Semarang, Muhammad Amin, mengatakan pengawasan partisipasif menjadi penting karena sebagai tolok ukur keberhasilan pemilu.

“Jika partisipasi masyarakat menunjukkan angka yang tinggi berarti masyarakat juga berperan aktif dalam suksesnya demokratisasi di bangsa ini, terutama sebagai pengawas partisipasif,” tambahnya.

Ketua Panwaslu Kota Semarang, Muhammad Amin, bersama Ketua APSI Semarang, Sadiman Al Kundarto. (bekti maharani/koranbernas.id)

Hadir pula kalangan penyandang disabilitas dalam rapat koordinasi tersebut.  “Kesempatan kegiatan semacam ini sangat bermanfaat bagi disabilitas,” ucap Sadiman.

Dia juga mengakui selama ini penyandang disabilitas berperan aktif mensukseskan penyelenggaraan Pemilu dan merespons positif kegiatan tersebut. (sol)

 

 

 

 

 

Ketua Panwaslu Kota Semarang,  Muhammad Amin, bersama Ketua APSI Semarang, Sadiman Al Kundarto. (bekti maharani/koranbernas.id)