Dishub Periksa 107 Armada Lebaran  

961

KORAN BERNAS.ID–Dinas Perhubungan  (Dishub) Kabupaten Klaten akan mengerahkan 107 armada angkutan Lebaran 2018. Armada berkapasitas 9 hingga 55 tempat duduk itu akan dikerahkan setelah melalui tahapan uji laik jalan.

Kepala Bidang Angkutan Dishub Joko Suwanto menjelaskan 107 armada itu meliputi  47 armada besar 50 seats, 29 armada sedang dan 31 armada kecil kapasitas 9 hingga 16 seats

“Sebelum berangkat di cek dulu kelaikan jalannya. Surat-surat, lampu, rem dan lain sebagainya,” kata Joko Suwanto, Senin (28/05/2018).

Untuk kesiapan angkutan katanya, Dishub Klaten telah melayangkan surat kepada pengusaha angkutan di Klaten.

Selain kesiapan angkutan, Dishub Klaten pada tahun ini juga menyediakan 2 armada bus besar untuk menjemput warga Klaten yang tinggal di Jakarta dalam program mudik gratis. Bus tersebut akan berangkat dari Jakarta pada 10 Juni 2018.

Baca Juga :  Kelebihan Muatan, 15 Truk Galian C Ditilang

Sedangkan untuk kelancaran arus mudik dan arus balik juga dipasang 31 rambu lalu lintas dan marka jalan yang sudah selesai 100 persen. Beberapa waktu lalu Dishub, DPU PR dan Polantas Klaten telah melakukan survey dan seluruh pekerjaan jalan termasuk jalur alternatif dari Srowot Jogonalan hingga Cawas ditargetkan selesai pada H-7 Lebaran.

Plt Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPU PR) Suryanto menjelaskan seluruh kegiatan pemeliharaan jalan harus selesai pada H-7 Lebaran atau paling lambat tanggal 9 Juni.

“Tiap UPTD DPU wilayah sudah diperintahkan untuk tambal jalan yang rusak. Dan tanggal 9 Juni harus sudah selesai semua agar tidak mengganggu arus lalu lintas,” jelasnya.

Baca Juga :  Harga Daging Merangkak Naik

Karenanya kata dia, penyedia jasa yang telah menerima SPK (Surat Perintah Kerja) pemeliharaan jalan harus sesegera mungkin mengerjakan dan menyelesaikan pekerjaannya.

Salah satu contoh ruas jalan yang rusak dan sedang digarap pekerjaannya adalah Jalan Janti Polanharjo-Tegalgondo Wonosari. Ruas jalan itu merupakan jalur wisata menuju obyek wisata air Desa Janti, Desa Wunut, Desa Ponggok, Desa Cokro dan bisa menuju Solo maupun Boyolali. (SM)