Diskominfo Siapkan Jaringan FO, Kecuali Lendah dan Girimulyo

260

KORANBERNAS.ID–Dinas Komunikasi dan Informasi Pemkab Kulonprogo kini tengah menyiapkan layanan informasi yang terintegrasi dan canggih. Layanan akan menjadi lebih bagus dan cepat dengan menggunakan jaringan fiber optik (fo).

Sekretaris Dinas Kominfo Kulonprogo Heri Darmawan menjelaskan hal tersebut ditengah acara forum group discusion penyusunan Renstra Dinas Kominfo Kulonprogo yang berlangsung di ruang Serma Pemkab. FGD diikuti dinas instansi hingga camat,  pihak Telkom serta swasta terkait.

Dikatakan, sebagai dinas baru, saat ini masih banyak keterbatasan. Namun sejak tahun 2018 Diskominfo Kulonprogo bertekat memberikan layanan yang maksimal kepada masyarakat dan pemangku kepentingan.

Dalam diskusi tersebut, Eka Nugraha dosen pasca sarjana UGM menilai, yang disiapkan tersebut masih baru berupa infrastruktur Renstra. Menurutnya, untuk menjalankan manajemen informatika secara kaffah, perlu ada komitmen dari pimpinan. Karena kegiatan ini membutuhkan SDM yang bagus dan bekerja secara konsisten

Baca Juga :  Perajin Tatah Sungging Jadi Petani Kala Pesanan Sepi

Lutfie, seorang praktisi IT menimpali, yang terjadi di pemerintahan kadang kurang adanya konsistensi penempatan SDM. Penanganan tehnologi informasi membutuhkan orang yang ahli di bidangnya. “Kadang seorang yang ahli tertentu, pada periode tertentu malah dipindah ke bidang lain yang bukan bidang keahliannya. Disini perlu ada kepastian, apakah dia menjadi ASN struktural atau fungsional,” kata Lutfi.

Kasdiana dari Telkom menjelaskan, untuk mendukung tugas fungsi Pemkab di bidang tehnologi informasi hampir semua kecamatan sudah terpasang jaringan fiber optic.

“Hanya Kecamatan Kokap Lendah dan Girimulya yang belum. Ketiganya baru dalam perencanaan 2018. Lainnya sudah tersambung dengan FO,” ujarnya.

Yang menjadi persoalan untuk mewujudkan layanan informasi terintegrasi secara luas yang bagus, adalah masih pada keterbatasan personal dan dana. Sehingga dimungkinkan Dinas Kominfo akan merekrut tenaga non ASN.

Baca Juga :  TMMD Hemat Biaya Rp 61,5 Juta

Sementara dari peserta jurnalis berharap data dan informasi yang tersedia pada Diskominfo dari dinas yang jangan sampai data yang sudah lama. Diharapkan setiap saat dinas instansi meng update data yang tersaji diportal web Pemkab Kulonprogo. (SM)