Dokter Ahli Mata Jogja Juara Dunia Paralayang

242
dr Elisa Manueke menjadi juara dunia di Slovenia untuk nomor ketepatan mendarat. (istimewa)

KORANBERNAS.ID — Prestasi membanggakan dan sangat fenomenal ditorehkan tim Indonesia yang berhasil menjadi juara umum dalam Kejuaraan Dunia Paralayang untuk Nomor Ketepatan Mendarat atau Paragliding Accuracy World Cup (PGAWC) seri IV di Slovenia yang berakhir pada Sabtu (23/9) waktu setempat.

Indonesia menjadi juara dunia baik di kategori perseorangan putra, putri maupun beregu. Keberhasilan di Slovenia itu semakin menasbihkan kedigdayaan penerjun Merah Putih di tiga seri sebelumnya, termasuk seri III di Quebec Kanada, yang juga menjadi juara.

Pada seri terakhir atau Grand Final Kejuaraan Dunia Paralayang di Slovenia, para atlet Indonesia sebenarnya hanya menduduki peringkat ketiga. Namun hasil akhir klasemen kejuaraan dunia akhirnya menobatkan para atlet Indonesia sebagai juara.

Di antara para juara adalah Kolonel (kes) dr Elisa Manueke SpM yang berdinas di Rumah Sakit Pusat TNI AU (RSPAU) Dr Hardjo Loekito Yogyakarta yang menjadi juara dunia Paralayang Putra 2017. Danlanud Adisutjipto Yogyakarta Marsma TNI Novyan Samyoga kepada Koran Bernas menyatakan, seluruh jajaran Lanud Adisutjipto merasa bangga atas prestasi yang ditorehkan salah satu perwiranya itu.

Baca Juga :  Masyarakat Harus Tahu Keterampilan Hadapi Bencana

“Ya kalau ditanya, perasaan kami pasti sangat bangga. Apalagi yang berprestasi ini berada di lingkungan TNI AU dan ada di Lanud Adisutjipto,” katanya, Senin (25/9) kemarin.
Menurut Novyan, dokter Elisa Manueke memang memiliki talenta yang kuat di cabang olahraga aerosport atau dirgantara, meski pun Elisa kesehariannya berprofesi sebagai dokter spesialis mata di rumah sakit milik TNI AU di Yogyakarta.

“Semuanya berawal dari hobi ya. Dokter Elisa ini memang memiliki bakat di bidang kedirgantaraan, sebab itulah dia lebih memilih masuk dan menjadi anggota TNI AU,” tutur Novyan.
Danlanud menambahkan, hobi Elisa yang menekuni paralayang semakin tersalurkan setelah bergabung di TNI AU. Elisa bahkan kerap menjadi andalan DIY di ajang sekelas PON.

Baca Juga :  Gropyokan Sampah Bisa Bersihkan Lingkungan, Benarkah?

“Sebenarnya, pekerjaan dia (Elisa) itu kan seorang dokter ya, tetapi karena masuk TNI AU sehingga membuat bakat dia, hobi dia menjadi lebih berkembang,” tandas Novyan.

Elisa yang menjadi Juara Dunia Paralayang putra akan tiba di tanah air pada Kamis (28/9) siang. Sedangkan untuk Juara Dunia Paralayang Puteri 2017 diraih Rika Wijayanti yang tak lain adalah istri dari dokter Elisa Manueke.
Sementara di kategori beregu diraih timnas Garuda Prima 2. Menariknya, di posisi tiga teratas pada semua kategori baik putra, putri maupun beregu diraih atlet-atlet Indonesia. Catatan fenomenal itu menjadi alasan Federasi Aerosport Seluruh Indonesia FASI, untuk optimis meraih medali emas di Asian Games tahun depan. (ros)