DPRD DIY Dorong KPU Wujudkan Pemilu Berbudaya

117

KORANBERNAS.ID — Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 merupakan momentum bagi rakyat mewujudkan kedaulatannya memilih pemimpin dan wakilnya.

Pemilu yang bermartabat dan berbudaya bisa ditandai dengan terwujudnya penyelenggaraan pemilihan umum yang jujur, adil, rahasia, menjamin hak konstitusi warga negara baik dalam memilih maupun dipilih, berkomitmen menolak dan melawan money politics serta praktik kecurangan lainnya.

“Kita berkomitmen mewujudkan Pemilu 2019 yang bermartabat dan berbudaya. Kita juga berkomitmen kampanye antihoax serta melawan segala bentuk kejahatan terhadap rakyat dan demokrasi,” kata Eko Suwanto, Ketua Komisi A DPRD DIY, sehubungan digelarnya diskusi di DPRD DIY, Jumat (13/07/2018).

Menurut politisi PDI Perjuangan dapil Kota Yogyakarta ini, pada diskusi tersebut Komisi A DPRD DIY mengundang jajaran KPU, Bawaslu,  pemerintah daerah dan tokoh masyarakat.

Baca Juga :  Persediaan Pangan di Gunungkidul Aman hingga Enam Bulan Kedepan

Lebih jauh Eko Suwanto menjelaskan, menjelang Pemilu 2019 ada beberapa hal yang menjadi perhatian. Di antaranya KPU harus bisa mewujudkan daftar pemilih yang benar, akurat dan menjamin hak konstitusi warga negara.

“Selain dengan pencocokan penelitian pemilih, juga melalui penyelenggaraan TPS khusus di antaranya di rumah sakit dan lapas. Pada prinsipnya KPU wajib melayani hak pilih masyarakat,” kata dia.

Sebagai upaya DPRD DIY maupun Pemda DIY mendorong KPU untuk menyelenggarakan Pemilu bermartabat dan berbudaya maka perlu dilakukan koordinasi dengan KPU. Sedangkan Bawaslu dalam melaksanakan program dan kegiatan yang ada juga harus sesuai peraturan perundangan.

Komisi A DPRD berharap penyelenggaraan Pemilu hingga Pilpres 2019 ke depan bisa sesuai harapan.

Baca Juga :  Kala Ratu Dangdut Menggoyang Yogyakarta

“KPU dan Bawaslu, kita harapkan memberi optimisme bagi perkembangan demokrasi. Lewat koordinasi dan konsolidasi, kita harapkan proses penyelenggaraan Pemilu terlaksana dengan baik,” kata Eko Suwanto. (sol)