DPRD Kebumen Bahas Perubahan Hari Jadi

598
Kawasan pusat kota Kebumen. (dok koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID — Perubahan Hari Jadi Kabupaten Kebumen tidak lagi sekedar wacana yang berkembang ditengah masyarakat akhir akhir ini. Hari Jadi Kabupaten Kebumen selama 17 tahun terakhir ini pada 1 Januari 1930, diusulkan diubah menjadi 21 Agustus 1629.

DPRD Kabupaten Kebumen Kamis (18/01/2018) mulai membahas perubahan Hari Jadi Kebumen. Pembahasan dilakukan setelah Wakil Bupati Kebumen KH Yazid Mahfudz menyerahkan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Tentang Hari Jadi Kabupaten Kebumen kepada DPRD Kabupaten Kebumen.

Penyerahan Raperda Hari Jadi Kabupaten Kebumen bersamaan dengan penyerahan Raperda Tentang Retribusi Pemakaian Kekayaan Daerah dan Raperda Tentang Penyelenggaraan System Informasi dan Layanan Berbasis Tehnologi Informasi dan Komunikasi (e-Goverment) pada rapat paripurna DPRD Kabupaten Kebumen yang dipimpin Ketua DPRD Kabupaten Kebumen H Cipto Waluyo SKep Ns.

Wakil Bupati Kebumen dalam penjelasan pada rapat paripurna itu mengatakan, raperda tentang Hari Jadi Kabupaten Kebumen disusun untuk mengganti Peraturan Daerah Kabupaten Kebumen Nomor1 Tahun 1990 Tentang Penetapan Hari Jadi Kabupaten Kebumen, yang dipandang tidak mencerminkan momentum tonggak sejarah keberadaan Kebumen sebagai wujud eksistensi dan jati diri suatu daerah.

Berdasarkan penelusuran dan penelitian sejarah, penetapan Hari Jadi Kebumen pada 21 Agustus 1629 didasarkan pada peristiwa bersejarah yang dapat dijadikan keteladanan berkaitan dengan peran Ki Bodronolo membantu Sultan Agung dalam melakukan penyerangan terhadap Belanda di Batavia. Tujuan disusunnya raperda ini sebagai pedoman bagi Pemerintah Kabupaten Kebumen dalam memperingati Hari Jadi Kabupaten Kebumen. (yve)