DPRD Perintahkan Bongkar Shelter Pusat  Kuliner

308
Shelter di Pusat Kuliner Kebumen menutup bagian depan  SMAN 1 Kebumen. (nanang wh/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID — Panitia Khusus (Pansus) III DPRD Kabupaten Kebumen yang membahas Raperda Penataan dan Pemberdayaan  Pedagang Kaki  Lima (PKL) meminta organisasi perangkat daerah (OPD) Pemkab Kebumen membongkar bangunan shelter yang berada di Pusat Kuliner Jalan  Mayjen Sutoyo. Shelter itu dinilai menganggu kegiatan pendidikan dan ibadah.

Rekomendasi dan perintah Pansus III DPRD Kebumen ini disampaikan pada Rapat paripurna DPRD Kabubaten Kebumen, Kamis (15/02/2018).

Pada Rapat Paripurna dipimpin Wakil Ketua DPRD Kebumen Miftaful Ulum dan dihadiri Wakil Bupati Kebumen KH Yazid Mahfudz, Pansus III juga merekomendasikan  adanya shelter PKL di dua sisi  Alun-alun Kebumen.

Ketua Pansus III, Yuniarti Widayaningsih SE, kepada koranbernas.id usai  rapat  menjelaskan, perintah Pansus III ini dikeluarkan setelah memperhatikan keluhan dari pengelola sekolah dan tempat peribadatan di Jalan Mayjen Sutoyo. Bangunan shelter yang dibangun tahun 2011 tersebut mengganggu kegiatan pendidikan  dan ibadah.

Pansus  III mempunyai  dua opsi. Pertama, PKL masih ditempatkan di daerah itu namun ditata kembali. Opsi kedua, PKL pindah ke  lokasi lain yang disiapkan Pemkab Kebumen.

Menurut Yuniarti, Pansus III merekomendasikan dibangun shelter untuk penataan dan pemberdayaan PKL di dua sisi Alun-Alun  Kebumen.

Pansus juga mengusulkan shelter PKL  dibangun di Jalan  Veteran atau sisi timur Alun-alun dan Jalan Pahlawan depan DPRD Kabupaten Kebumen.

Sisi barat di depan Masjid Agung Kebumen dan sisi utara depan  rumah dinas Bupati Kebumen dibebaskan dari PKL. “Tahun 2019 bisa dibangun shelter itu,“ kata Yuniarti Widayaningsih.

Penataan dan Pemberdayaan PKL di  dua sisi Alun-alun Kebumen, menurut Yuniarti, tidak akan melibatkan paguyuban PKL. Paguyuban akan dibubarkan karena tidak efektif membantu PKL.

Sebagai gantinya, PKL diminta membentuk corporate kecil atau koperasi. Ada  perbankan  yang  bersedia menfasilitasi koperasi.

Yang harus  dicegah adalah jual beli lapak. Kami akan melibatkan tim Saber Pungli untuk mencegah dan menindak jual beli lapak,“ kata Yuniarti.(sol)