DPU Dibuat Heran, Usia Jalan Hanya 3 Bulan

327

KORAN BERNAS.ID–Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPU PR) Kabupaten Klaten merasa prihatin terhadap banyaknya ruas jalan yang sudah rusak meski baru selesai dibangun. Karenanya, Bidang Bina Marga DPU PR melayangkan surat kepada penyedia jasa penggarap untuk segera memperbaiki dimasa pemeliharaan.

Kepala Bidang Bina Marga DPU PR Suryanto mengatakan surat telah dilayangkan kepada penyedia jasa pada awal Januari 2018 lalu. Saat ditanya ada berapa penyedia jasa yang dikirimi surat, dia menjawab banyak.

“Semua yang garapannya rusak dikirimi surat. Terutama yang sudah rusak parah seperti ruas Jalan Wedi-Bayat yang selesai dibangun sekitar bulan September-Oktober 2017,” katanya

Tidak hanya yang garap proyek jalan yang dikirimi surat. Pemborong yang garap jembatan dan garapannya sudah rusakpun ikut diminta memperbaiki proyeknya. Hal ini dilakukan untuk meminta pihak penyedia jasa agar memenuhi kewajibannya.

Baca Juga :  Duka Mantan Kepala UPTD Pendidikan yang Terpinggirkan Aturan

Sejak tahun 2017 kemarin masa pemeliharaan proyek selama satu tahun. Ini berbeda dengan ketentuan sebelumnya yang hanya 6 bulan atau 180 hari. Oleh karena itu penyedia jasa harus benar- benar memahami dan mematuhi kewajibannnya, melaksanakan perbaikan terhadap pekerjaan yang sudah rusak pada masa pemeliharaan.

Pengamatan di lapangan, beberapa ruas jalan yang selesai dikerjakan pada akhir tahun 2017 namun sudah rusak diantaranya Jalan Wedi-Bayat tepatnya di Desa Melikan, Jalan Tulung-Ngangkruk (Paket 10) dan lain sebagainya.

Khusus Jalan Tulung-Ngangkruk (Paket 10) digarap CV Putra Nusantara Klaten dengan anggaran Rp 525.238.000 yang masa pelaksanaannya pada 13 Juli hingga 9 Nopember 2017. Namun di kawasan Desa Sudimoro Tulung sudah ada beberapa titik yang rusak. (SM)

Baca Juga :  DPU Tak Ingin Warga Ketakutan