Dua Kabupaten Belajar Penanganan Orang dengan Gangguan Jiwa ke Kebumen

413
Peserta studi banding dari Kabupaten  Wonosobo ketika mendengar paparan  pelayanan kesehatan jiwa poli jiwa Puskesmas Pejagoan, Kebumen Rabu (28/03/2018).(Nanang WH/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID–Kabupaten Kebumen  menjadi daerah untuk belajar  cara   penanganan Orang  Dengan Gangguan  Jiwa (ODGJ). Hari Rabu dan Kamis (28-29/03/2018), Kabupaten Wonosobo dan  Kabupaten Brebes, belajar penanganan ODGJ, yang sudah terintegrasi antar dinas tehnis.

Studi banding puskesmas se -Kabupaten Wonosobo dan Dinas Kesehatan  Wonosobo, menurut Kepala Seksi Penyakit Tidak Menular dan Kesehatan Jiwa, Dinas Kesehatan Wonosobo, Dewi Yuliana, ada kesamaan permasalahan  ODGJ di Kebumen dan Wonosobo yakni prevalensi ODGJ-nya  tinggi. Perbedaanya, Wonosobo belum memiliki shelter kesehatan jiwa dan rumah singgah eks psikotik.

Data dari puskesmas Wonosobo, menurut Dewi Yuliana, hingga sekarang ada 1.400 ODGJ. Sebanyak 25 orang diantaranya  masih dalam pasungan. Kegiatan  studi banding ini diharapkan bisa mendapatkan  pengalaman cara penanganan ODGJ. Mulai dari evakuasi pasien, pelayanan kesehatan jiwa ODGJ, hingga pasca perawatan di rumah singgah eks psikotik Dosaraso.

“Kami sering dimintai evakuasi ODGJ, minta bantuan anggota Polsek terdekat,”kata Dewi Yuliana.

Berbeda dengan Kebumen yang merawat ODGJ di poli jiwa Puskesmas Pejagoan,    ODGJ di Wonosobo langsung dibawa ke RSJ dr Soerojo Magelang, karena tidak ada poli kesehatan jiwa faskes I.

Kepala Dinas Sosial Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten  Kebumen dr HA Budi Satrio MKes dan  Kepala UPTD Puskesmas Pejagoan dr H Agus  Sapariyanto mengungkapkan, di Kebumen ada shelter jiwa dan rumah singgah eks  psikotik, karena ada kemauan yang kuat  semua pihak terkait.

Rumah singgah eks psikotik dan shelter kesehatan jiwa, mengurangi biaya yang  harus ditanggung keluarga ODGJ, karena tempatnya di Kebumen. Ini salah satu cara mengurangi angka kemiskinan, dengan mendekatkan pelayanan kesehatan jiwa, di daerah sendiri. (SM)