Dua Mayat Tanpa Identitas Tergolek di Pantai

225
Petugas Puskesmas Mirit dan Polsek Mirit berada di tempat ditemukan mayat  perempuan, Rabu (09/05/2018) (istimewa)

KORANBERNAS.ID — Nelayan Pantai Mirit Kecamatan  Mirit Kabupaten Kebumen, Rabu (09/05/2018) siang, menemukan dua mayat yang tergolek di tempat terpisah.

Di tempat kejadian, petugas Polres Kebumen dan Puskesmas Mirit,  tidak menemukan identitas mayat perempuan dan pria. Kedua korban  ditemukan hanya  berselang waktu kurang dari tiga jam.

Belum diketahui penyebab kematiannya. Kemungkinan pertama, keduanya merupakan korban pembunuhan.

Kemungkinan lain, keduanya korban kecelakaan laut. Jika korban pembunuhan, kemungkinan kejadian pembunuhan tidak di TKP. Artinya, tempat itu hanya lokasi untuk membuang mayat korban.

Nelayan pertama kali menemukan sesosok mayat perempuan di Pantai Desa Lembupurwo. Kurang dari tiga jam sesosok mayat pria ditemukaan nelayan lain di pantai Desa Wiromartan Kecamatan Mirit.

Baca Juga :  Konser KLa Project-Bank Jateng Semarak

Jarak antara dua mayat yang ditemukan hampir dua kilometer. Belum  diketahui, apakah  kedua korban  sebelum meninggal pernah punya hubungan pribadi atau tidak.

Informasi yang diperoleh  koranbernas.id, Rabu sore, Tim Inafis Polres Kebumen mengidentifikasi dua korban itu.

Petugas menggunakan finger recorder, alat yang digunakan untuk merekam data kependudukan dalam program e-KTP.

Dari hasil penyelidikan menggunakan finger recorder, mayat pria itu diketahui berumur 67 tahun, warga Taman Kebun Jeruk Kembangan Jakarta Barat.

Sedangkan seorang perempuan yang diperkirakan berumur 40-50 tahun belum ditemukan identitasnya.

Diduga, korban belum pernah melakukan perekaman data  kependudukan program e-KTP, sehingga finger recoder tidak menemukan sidik  jari korban, karena itu tidak muncul identitas korban.

Perawat Puskesmas Mirit yang memeriksa mayat perempuan kepada koranbernas.id mengungkapkan, saat ditemukan korban mengenakan baju kemeja wanita bermodel, dengan size L, memakai rompi batik dan rok mini.

Baca Juga :  Kemenpora Ukur Kekuatan Otot Warga Sleman

Korban menggunakan cat kuku atau kutek  warna hijau di kuku kaki. Badan dikategorikan cukup gemuk. (sol)