Duerrr…. , Rumah Rusak, Tangan dan Kaki Luka Parah

238
Tangan dan kaki Heri Setyawan luka parah, akibat ledakan mercon. (Sri Widodo/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID—Nasib naas dialami keluarga Ngatiyem (75) warga Pedukuhan Timpang, Desa/Kecamatan Pengasih, Kulonprogo. Ledakan yang diduga berasal dari mercon, merontokkan genteng atap rumahnya. Selain merusak rumah, cucu Ngatiyem, Heri Setyawan (17) juga mengalami luka cukup parah di bagian tangan dan kaki.

Ngatiyem menjelaskan, peristiwa ini terjadi sekitar pukul 08.30, Rabu (06/06/2018). Saat itu, dia sedang pergi untuk mencari obat ke rumah salah satu cucunya. Sedangkan di rumahnya ada cucunya yang lain yakni Heri dan temannya Ari Supatmanto warga Kroco, Sendangsari, Pengasih.

“Tiba-tiba saya dengar suara duarr. Saya kaget sampai pegangan pohon kelapa, kalau tidak pegangan mungkin jatuh. Tapi belum tahu itu ledakan apa. Setelah itu saya mampir ke warung sebentar. Waktu pulang ternyata lihat rumah seperti ini, saya lemas,” ungkap Ngatiyem.

Baca Juga :  Ada Batik Hanya Rp 1439* di "Ramadhan Great Sale"

Kerusakan rumah yang diduga akibat ledakan mercon ini, meliputi sebagian genteng rontok, dan menyebabkan dndng gedek juga jebol terlepas.

Rumah Ngatiyem yang rusak di bagian atap. (Sri Widodo/koranbernas.id)

Selain itu, Heri mengalami luka di kedua tangan dan di kaki kanan sehingga sempat dibawa ke RSUD Wates untuk mendapat pertolongan medis.

Kapolsek Pengasih, Kompol Salim mengungkapkan, dari para saksi dan barang bukti yang didapat, ledakan tersebut diperkirakan karena mercon yang ada di dalam rumah.

Disebutkan, di rumah Ngatiyem ada kegiatan pembuatan mercon. Petugas menemukan  30-an selongsong bahan mercon dari kertas seukuran batu baterai. Juga bubuk mesiu sekitar 1 ons. Saat kejadian, Heri yang berstatuis pelajar SMK dan temannya sedang berada di dalam.

Baca Juga :  Pembangunan Tower Seluler Dilaporkan ke Dinas

Kapolsek menjelaskan dari keterangan Heri, ledakan terjadi ketika dirinya mengeluarkan bubuk mesiu dari mercon sisa lama untuk dijual.

“Selama ini jarang sekali ada ledakan mercon. Tapi aneh di sini kok ada orang yang entah membikin atau mengeluarkan mesiu dari selongsong. Sebab ada bukti selongsong-selongsong yang mau diisi atau dikeluarkan mesiunya. Korban dan saksi baru dimintai keterangan di Polres. Masih dalam penyelidikan,” imbuh Kompol Salim. (SM)