Duh, Hampir Separuh Jalan Kabupaten Klaten Rusak

301
Jalan Daleman-Pasar Cokro Kembang Tulung yang rusak parah.(masal gurusinga/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten pada tahun anggaran 2017 mengokasikan anggaran perbaikan dan pembangunan jalan dan jembatan sebesar Rp 158 Miliar. Anggaran tersebut tidak termasuk dana alokasi khusus (DAK) dari pusat sebesar Rp 21,17 Miliar.

“Dengan demikian total anggaran perbaikan dan pembangunan jalan dan jembatan tahun ini sebesar Rp 180 Miliar,” kata Plt Kepala Bidang Bina Marga DPU Penataan Ruang Suryanto, Kamis (3/08/2017).

Dari total anggaran sebesar itu, untuk pemeliharaan Rp 8 Miliar, pembangunan jalan dan jembatan Rp 142,9 Miliar dan trotoar Rp 8 Miliar.

Khusus pembangunan jalan tidak hanya meningkatkan kualitas saja tetapi juga pelebaran ruas jalan. Pelebaran jalan ada sekitar 50npersen. Hanya saja, akibat dari proyek pelebaran jalan beberapa pohon turus jalan terpaksa ditebang. Meski beberapa pohon ditebang namun begitu nanti proyek selesai akan ditanami kembali.

Baca Juga :  Pembangunan Taman Air Mancur Tak Selesai

Data di Bina Marga DPU PR Kabupaten Klaten menunjukkan panjang jalan kabupaten 769 kilometet. Dari panjang jalan itu, sekitar 55 hingga 60 persen dalam kondisi bagus. Sedangkan sisanya ada yang rusak ringan, sedang dan berat

“Yang dalam kondisi rusak berat kurang dari 10 persennya saja,” ujar Suryanto.

Salah satu ruas jalan yang dibangun dan diperlebar tahun ini adalah jalan Pasar Cokro Kembang-Daleman Tulung. Saat ini prosesnya sedang berjalan.

Kondisi ruas Jalan Pasar Cokro Kembang-Daleman rusak berat akibat dilalui trailer pengangkut aqua dan juga banjir. Pasalnya jalan tersebut lebih rendah dari sawah yang ada di kanan-kiri jalan. Akibatnya jika hujan turun dan air sawah membludak maka membanjiri jalan sekitar.

Pembangunan dan pelebaran jalan juga bertujuan meningkatkan kualitas jalan dan memperlancar arus lalu lintas. Sebab dibeberapa ruas jalan dan jam-jam tertentu arus lalu lintas sangat padat.

Baca Juga :  Ratusan Penderita Katarak Dioperasi, Gratis

Jalan Pasar Cokro Kembang-Daleman juga dikenal sebagai jalur wisata dari arah Utara (Semarang dan Boyolali) menuju obyek wisata di kawasan Polanharjo dan Tulung. Selain itu ruas jalan tersebut juga merupakan jalur alternatif Boyolali-Klaten, selain lewat Jatinom.

Kondisi jalan yang rusak tentu mempengaruhi jumlah wisatawan yang berkunjung. Banyak pengguna jalan yang melintas mengeluhkan kerusakan jalan itu. Bahkan tidak jarang sering terjadi kecelakaan lalu lintas

“Tadi pagi saja ada anak sekolah yang jatuh karena jalan yang rusak dan timbunan material di kanan-kiri jalan. Maksudnya menghindari batu malah nabrak pengendara dari arah berlawanan,” tutur Wibowo, warga Daleman Tulung. (yve)