Duh..Nasib Empat Anak Ini Mengenaskan

4336
Empat anak tewas dalam bencana tanah longsor di Desa Jingkang, Kecamatan Karangjambu, Purbalingga, Kamis (22/02/2018) malam.(istimewa)

KORANBERNAS.ID–Bencana tanah longsor menimpa daerah pegunungan bagian utara Kabupaten Purbalingga. Empat anak tewas akibat tertimbun longsor di rumah  milik Solikhin warga RT 3 RW 4 Desa Jingkang, Kecamatan Karangjambu, Kamis (22/02/2018) malam, sekitar pukul 21.00 WIB. Enam orang lainnya yang menderita luka parah segera dilarikan ke RSUD dr R Goetheng Tarunadibrata Purbalingga, dan hingga Jumat  (23/02/2018) masih dalam perawatan intensif.

Empat korban tewas dalam kejadian itu, Saiful Umam (8) yang baru saja disunat, Abdul Rouf (10),  Al Taromi (7) dan Safangatun Isnain (4). Jumat (23/02/2018) jam 08.00 WIB, mereka dimakamkan di pemakaman umum Desa Jingkang. Sedangkan korban luka parah, terdiri Sahrudin (55), Sokhimun (38), Ruslan (25), Ojan (16), Sarif (35) dan Karsun (16).

Baca Juga :  RSGMP Unsoed Raih Akreditasi Tingkat Paripurna

Bupati Purbalingga, Tasdi yang semula dalam perjalanan menuju Jogja hendak terbang ke Bali mengikuti Rakernas PDIP, memutuskan kembali ke Purbalingga untuk menengok longsor karangjambu.

Keterangan yang berhasil dihimpun koranbernas.id menyebutkan, saat kejadian, kondisi cuaca sedang hujan deras yang turun sejak sore. Selain itu di wilayah yang termasuk daerah pegunungan tersebut tengah mati listrik.

“Sebelum kejadian, rumah pak SolIkhin sedang mengadakan tahlilan sunatan anaknya, Saiful Umam. Sekitar pukul 21.00 Wib, tiba-tiba tebing di belakang rumahnya longsor dan menimpa rumah itu.Kejadiannya begitu cepat,”ujar Kepala Desa Jingkang,  Bambang Hermanto.

Atas kejadian itu, warga yang sedang berada di dalam rumah milik Solikhin segera berhamburan  keluar menyelamatkan diri. Namun tidak semua bisa keluar termasuk anak yang disunat dan teman-teman yang saat itu berada di kamar. Mereka tertimbun dan tertimpa material longsor dan kayu.

Baca Juga :  Seribu Pohon Ditanam, Untuk Apa?

Setelah longsor reda, warga kemudian melakukan evakuasi mencari korban di dalam rumah itu. Tim SAR gabungan serta TNI Polri datang tak lama kemudian setelah mendapat laporan. Dalam suasana gelap, dan penerangan seadanya, mereka bahu membahu menolong para korban yang masih terjebak tanah longsor yang menimpa rumah itu.

Tak berselang lama, korban berhasil ditemukan. Empat anak ditemukan sudah tak bernyawa dan enam orang mengalami luka-luka. Mereka yang terluka dilarikan ke Puskesmas Karangjambu dan RSUD dr R Goetheng Tarunadibrata Purbalingga untuk mendapatkan perawatan intensif.(SM)