Empat Daerah Berbagi Emas Karate O2SN

179
Cabang olahraga karate untuk ketiga kalinya dipertandingkan di O2SN. Pada O2SN ke-11 yang digelar di DIY, karate dipertandingkan mulai dari tingkatan SD hingga SMP. (rosihan anwar/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID — Empat daerah akhirnya sama-sama membawa pulang satu keping medali emas dari cabang karate untuk tingkat pelajar SD pada ajang Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) 2018.

Pada pertandingan cabang karate tingkat SD yang digelar di Sahid Jaya Hotel Yogyakarta, tidak ada satu pun provinsi yang menyabet lebih dari satu medali emas.

Dari kategori kumite perorangan putra kelas -35 kg, emas diraih Nanda Putra Purnama, karateka asal Jawa Tengah. Sementara di kelas kumite +35 kg putra giliran karateka tuan rumah Damar Arif Setyanto yang menyabet medali emas.

Sedangkan di nomor kumite perorangan putri kelas -30 kg emas didapat oleh Arsila Wardatuminallah dari Nusa Tenggara Barat (NTB), dan untuk kumite perorangan putri kelas +30 kg, emas berhasil dibawa pulang atlet andalan Sulawesi Utara, Erine Brythania Aurora.

Baca Juga :  Catat, Bandara Soedirman Siap Beroperasi

Yoyo Satrio Purnomo, panitia cabang karate tingkat SD pada O2SN 2018, saat diwawancarai koranbernas.id, Rabu (19/9/2018), mengungkapkan antusiasme para atlet untuk mengikuti kejuaraan O2SN kali ini sangat tinggi.

Namun sesuai aturan, panitia hanya memperbolehkan dua orang karateka pelajar mewakili daerahnya masing-masing. “Dari seluruh Indonesia hadir, 34 provinsi. Luar biasa ya,” tuturnya.

Selain antusiasme yang tinggi, Yoyo menambahkan, olimpiade olahraga tahun ini yang mempertandingkan beladiri karate juga menjadi perekat persaudaraan antar karateka pelajar se-Nusantara.

“Kebersamaan, kesatuan dan persatuan pelajar di Indonesia lewat kejuaraan ini tinggi sekali nilainya. Bagaimana karateka dari Papua, bisa bertemu dan bersama dengan teman-temannya dari Jawa, Sumatera,” sebutnya.

Baca Juga :  Batik Lipatan Karya Umi Shibori Indah dan Menakjubkan

Pertandingan karate untuk tingkat SD sendiri selesai digelar pada Selasa (18/9/2018) sore. Pertandingan tersebut lebih cepat jika dibandingkan pertandingan di tingkat SMP, SMA dan SMK karena di tingkat SD belum dipertandingkan nomor seni atau kata. (sol)