Empat Korban Kerusuhan Rutan Mako Brimob Dimakamkam

114
Suasana prosesi pemberangkatan jenazah Wahyu Catur Pamungkas di rumah orang tuanya Desa Kamulyan Kecamatan Kuwarasan Kebumen, Kamis siang (nanang wh/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID — Jajaran Polri, Kamis (10/5/2018) siang,  hampir bersamaan memakamkan  empat anggota Polri korban kerusuhan  di  Rumah Tahanan (Rutan) Mako Brimob Depok Jawa Barat yang terjadi Selasa (08/05/2018).

Keempat anggota Polri itu berasal Kabupaten  Brebes satu orang, dua orang dari Kabupaten Kebumen dan satu korban lagi dari Kabupaten Magelang.

Kapolda Jateng Irjen Condrokirono kepada wartawan di rumah dinas Bupati  Kebumen  ketika menyerahkan  santunan kepada  orang tua  Briptu Anumerta  Wahyu Catur  Pamungkas  (20) dan Briptu Anumerta Sukron Fadli (21), Kamis (10/05/2018) menjelaskan, pemakamanan Iptu Anumerta Judi Rospuji  Siswanto di Taman  Makam Pahlawan Bumiayu,  Brebes, ia pimpin langsung.

Pemakaman Syukron Fadli di Taman Makam Pahlawan Kebumen dipimpin Wakapolda Jateng Brigjen Acmad Lutfi.

Pemakaman secara dinas  jenazah  Wahyu Catur Pamungkas di pemakaman umum Desa Kamulyan Kecamatan Kurawasan Kabupaten Kebumen dipimpin Kapolres   Kebumen  AKBP Arief Bahtiar dan  pemakaman Briptu Fandi Setyo Nugroho di Magelang.

Baca Juga :  UMY Sebar Dosen ke Luar Negeri

“Keluarga besar  Polri  sangat kehilangan. Keluarga besar Polri berdoa, semoga mereka ditempatkan yang terbaik di sisi  Allah SWT,“ ujar Condrokirono.

Dia mengungkapkan, keempat korban itu memang berasal dari Jawa Tengah.  Briptu anumerta Wahyu Catur Pamungkas dan Sukron Fadli, merupakan polisi muda yang baru dilantik  menjadi anggota  Polri  Maret 2018.  Keduanya lulusan Sekolah  Calon Bintara Polda Metro Jaya, tahun pendidikan 2017-2018.

Ada 500  orang   yang  baru lulus bintara,  diseleksi untuk  bisa  menjadi anggota  Densus 88.  Hanya 6 orang orang  yang lolos. Dua di antaranya  Wahyu dan Syukron. Mereka anggota  Polri terbaik.

Condrokirono menegaskan,  anggota Polri  tetap tegar dalam memberantas kejahatan terorisme dan kejahatan lain yang meresahkan masyarakat.

Baca Juga :  Festival Warung Hik Meriahkan Hari Jadi klaten

Ketika pemakaman Wahyu Catur Pamungkas, di rumah orang tuanya, Keluarga Pujiyono, datang belasan teman sekolah almarhum  di SMPN 1 Buayan dan SMAN Negeri Gombong.

Beberapa mantan teman sekolah Wahyu kepada koranbernas.id mengungkapkan, Wahyu orang yang baik, mudah bergaul dan menyenangkan.

“Orangnya friendly,“ kata Ainun (20) spontan, dibenarkan beberapa teman sekolah se angkatan  almarhum.

Anak bungsu dari 4 bersaudara ini, pada 24 Mei 2018 genap berumur 20 tahun. Putra purnawirawan TNI AD, jenazahnya tiba di rumah orang tuanya Kamis (10/5) dini hari.

Jenazah Syukron Fadli, juga datang  hampir bersamaan di  kampung halamanya Desa Ngasinan Kecamatan Bonowowo Kebumen. (sol)