Empat Tahun Diserang Tikus Akhirnya Petani Panen Raya

248
Camat Sedayu Drs Fauzan Muarifin, Danramil Kapten (Inf) Kusmin, PPL dan petani melakukan kegiatan dimulainya panen raya, Minggu (18/03/2018). (istimewa)

KORANBERNAS.ID — Penantian panjang ratusan petani di Dusun Panggang Desa Argomulyo Kecamatan Sedayu Bantul untuk bisa panen raya di sawah mereka akhirnya terwujud.

Panen raya kali ini ditandai upacara wiwitan dan syukuran oleh Kelompok Tani (Poktan) Kembangrejo Dusun Panggang, Minggu (18/03/2018).

Kegiatan ini dihadiri Camat Sedayu Drs Fauzan Muarifin Danramil Kapten (Inf) Kusmin, Lurah Argomulyo Bambang Sarwono S Apt, Dukuh Panggang Wahyu Joko dan petani setempat.

Syukuran diawali dengan doa bersama sebelum akhirnya uba rampe wiwitan dimakan bersama (kebul bujana). Di antaranya ada ingkung sega gurih, sambel gepeng, telur asin dan klubanan.

Semua dinikmati dengan penuh rasa syukur di tengah bulak sawah yang tanamannya mulai terlihat menguning. “Kegiatan ini sekaligus ubinan dengan hasil 6,9 ton per hektar,” kata Suhardi,  PPL (Penyuluh Pertanian Lapangan) Argomulyo, di lokasi.

Baca Juga :  Pemerintah DIY Siapkan Acara Syukuran Pelantikan Gubernur

Hasil tersebut sangat disyukuri, karena selama empat tahun petani tidak panen akibat serangan hama tikus.

“Melihat kondisi yang ada kemudian kami bersepakat untuk melakukan kegiatan pemberantasan tikus. Petani juga kompak dan bersemangat,” katanya.

Pemberantasan  tikus juga melibatkan Babinsa Sertu Wagimin dan Serda Sugiyanyo dari Koramil 02/Sedayu.

Adapun langkah pemberantasan dengan cara geropyokan, pengomposan serta Trab Barrier System (TBS), yakni lahan sawah diberi lingkaran semacam tembok plastik agar tikus tidak bisa masuk.

Selanjutnya pada titik tertentu ada lubang jalan tikus yang diberi perangkap. “Hasilnya terasa dan efektif,” katanya.

Camat Sedayu Drs Fauzan Muarifin mengapresiasi semangat para petani yang begitu getol memberantas serangan hewan pengerat yang sudah menjadi hama akut di wilayah itu.

Baca Juga :  Sitaru Terpadu Wujudkan Sleman Smart Regency

“Untuk meningkatkan hasil pertanian saya minta pola tanam petani diubah dari padi, padi, pantun (padi) menjadi pola padi, padi, palawija,” katanya. (sol)