Enam Homestay Jadi Finalis. Mana Saja Itu?

Juri lomba homestay tingkat Kabupaten Bantul, Rabu (09/08/2017), melakukan diskusi di homestay Sunarti, Desa Wisata Chandran, Kebonagung Kecamatan Imogiri.(istimewa)

516

KORAN BERNAS.ID–Dinas Pariwisata (Dinpar) Bantul menggelar lomba homestay tingkat Kabupaten tahun 2017. Seleksi dilakukan oleh tim juri yang terdiri dari Plt Kepala Dinas Pariwisata Bantul, Kwintarto HP, S.Sos, Kabid  Pengembangan Kapasitas, Antoni Hutagaol ST, MT, Kasi Analisis Pasar dan Kerjasama, C Issri Putranti, AMd, pengurus Persatuan Hotel dan Restoran Bantul (PHRB) Sugi Handono dan Sari Wijaya wartawan koranbernas.id.

“Seleksi dilakukan beberapa tahap, termasuk administrasi yang dilakukan oleh tim juri. Tahap ini muncul enam homestay yang masuk ke final,” kata Issri Putranti. Rabu (09/08/2017).

Adapun enam homestay yang masuk final adalah “Sahara”  Desa wisata Kaki Langit, Kec Dlingo, Homestay Ibu Sunarti, Desa wisata Candran, Imogiri, Homestay “sekar Arum” Giriloyo, Wukirsari, Kec Imogiri, Homestay “Greta” Dusun Kiringan, Desa Trimulyo, Kec Jetis, Homestay “Suroso” Desa Wisata Mangrove, Dusun Baros, Desa Tirtohargo, Kec Kretek dan Homestay “Slamet” Desa wisata Ngringinan, Palbapang, Kec Bantul. Keenam homestay mendapat kunjungan dari dewan juri sebelum diumumkan hasilnya (15/08/2017).

Sementara Sari Wijaya mengatakan ada beberapa komponen penilaian yang dilakukan oleh dewan juri dalam lomba ini. Komponen tersebut adalah  kondisi ruang tamu, kamar tidur, kamar mandi, ruang makan, ruang dapur, fasilitas pendukung, pelayanan, pengelolaan dan penerapan sapta pesona.

“Dengan adanya lomba ini diharapkan menjadi pemacu bagi homestay untuk memberikan pelayanan dan kualitas  terbaik. Ini harus dilakukan, mengingat homestay menjadi salah satu hal penunjang sektor pariwisata,” katanya.

Tentu saja karena namanya homestay, antara yang menginap dengan pemilik rumah harus tinggal dalam satu bangunan. Sehingga tercipta suasana yang hangat, penuh kekeluargaan layaknya sebuah keluarga. Karena kelebihan homestay adalah kedekatan emosional dengan pemilik rumah serta turut beraktifitas dengan pemilik dalam kegiatan keseharian.

Plt Kepala Dinpar Bantul, Kwintarto HP S.Sos berharap adanya lomba akan menjadi penyemangat bagi homestay yang ada di Bantul untuk senantiasa meningkatkan kualitas pelayanan.(*/sm)