Esensi Puasa Itu Kendalikan Nafsu

343
Doktor H Khoiruddin Bashori MSi. (arie giyarto/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID — Dr H Khoiruddin Bashori MSi mengajak umat Islam menyambut Ramadan tidak secara berlebih-lebihan. Karena esensinya puasa itu untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT serta mengendalikan nafsu lahir serta batin.

Berbicara pada Pengajian Ulama Umaro yang digelar Persaudaraan Djamaah Hadji Indonesia (PDHI) Pusat di Gedung PDHI Alun-alun Utara Yogyakarta, Jumat (18/05/2018) sore, Ustad yang biasa dipanggil KH Irud itu mengatakan ada kecenderungan yang terjadi sebaliknya.

Misalnya, menu buka dan sahur terlalu berlimpah. Padahal di balik ajaran menahan haus dan lapar itu adalah agar kita bisa merasakan bagaimana rasanya kaum duafa lapar dan haus karena ketidakberadaannya.

Makan yang biasa tiga kali sehari menjadi dua kali saat buka dan sahur mengandung ajaran besar. “Tapi banyak juga yang di antara buka dan sahur itu mencari tambahan makan. Ada bakmi atau tengkleng,” katanya.

Bahkan ada yang puasa baru masuk hari pertama sudah minta ditraktir di restoran. Merebaknya aneka macam kuliner ini memang sering menggoda hati. Menurut Irud, tinggal bagaimana kita menyikapinya.

“Agar dari amalan puasa ini kita menerima ampunan, pahala dan rasa bahagia secara berkelanjutan,” kata dia.

Sebagian dari ibu-ibu jamaah pengajian ulama umaro di Gedung PDHI Alun-alun utara Yogyakarta Jumat (18/05/2018). (arie giyarto/koranbernas.id)

Tidak manis

Dia juga meningatkan perjalanan hidup ini tidak selamanya manis. Seperti kata orang-orang tua dulu, digambarkan hidup seperti roda. Kadang di atas dan kadang di bawah.

Allah SWT jika menurunkan musibah kadang secara tiba-tiba. Kadang sekali, kadang beruntun. Dan tak seorang pun tahu kapan itu tiba, seperti halnya musibah bom yang terjadi belakangan ini.

Dia mengajak, semua itu kembalikan kepada Allah SWT sembari berdoa agar di balik musibah Allah menganugerahkan kebahagiaan.

Salat Maghrib berjamaah dengan imam KH Syaiful Amin. (arie giyarto/koranbernas.id)

Setiap Jumat

Sebagaimana tahun-tahun lalu, PDHI menggelar pengajian ulama umaro setiap Jumat sore selama bulan Ramadan. Dijadwalkan Jumat 25 Mei 2018 tampil Dr H Probosuseno SpPD KGer Finasim.

Jumat ketiga 1 Juni 2018 dengan pembicara H Anang Rizka Masyhadi Lc MA. Dan Jumat terakhir 6 Juni 2018 dengan pembicara Ketua Umum PDHI Drs H Sunardi Syahuri.

Acara ditutup dengan salat Maggrib berjamaah dan buka puasa bersama. (sol)