Festival Ketoprak Regenerasi Seniman Lokal

213
Sri Purnomo menyerahkan penghargaan dalam Festival Kethoprak 2017, Minggu (27/08/2017). (istimewa)

KORANBERNAS.ID — Bupati Sleman Sri Purnomo mengungkapnya, regenerasi seniman ketoprak sangat penting dilakukan. Salah satunya melalui upaya penyelenggaraan festival ketoprak secara berkelanjutan.

“Festival ketoprak sebagai ajang memunculkan generasi penerus seniman seniwati kethoprak, festival tersebut menjadi ajang hiburan bagi masyarakat. Antusias dan respon masyarakat selama kegiatan festival tersebut berlangsung sangat tinggi,” ungkap Bupati disela pemberian penghargaan Festival Kethoprak 2017 tingkat Kabupaten Sleman yang diadakan di Lapangan Sendangagung, Minggir, Sleman tanggal 19-27 Agustus 2017.

Penyelenggaraan festival tersebut, menurut Sri Purnomo juga akan meningkatkan minat masyarakat akan kesenian tradisional. Contohnya dalam festival kali ini, penonton baik warga sekitar maupun sebagian dari Kulonprogo ikut menyaksikan acara tersebut dari awal hingga akhir pelaksanaan.

“Melalui kegiatan ini kita harapkan dapat nguri-uri budaya sekaligus memberikan hiburan pada masyarakat,” kata Sri Purnomo.

Sementara Kepala Dinas Kebudayaan Sleman HY Aji Wulantara SH MHum, Senin (28/08/2017) menyampaikan festival itu sebagai wujud kepedulian dan perhatian Pemkab Sleman terhadap kelestarian kehidupan seni tradisional khususnya kethoprak.

Baca Juga :  Pemkab Sleman Ingin Tambah Delapan SSB Baru

“Batasan usia yang diberikan dengan ketentuan usia peserta maksmial 40 tahun menurutnya agar memunculkan seniman seniwati kethoprak baru melalui even tersebut,” jelasnya.

Dalam festival kali ini, lanjutnya Kecamatan Sleman berhasil menjadi penyaji terbaik.
Dewan juri dalam festival tersebut memberikan nilai 1.275 pada Kecamatan Sleman yang menjadi nilai tertinggi mengalahkan 16 kecamatan lainnya.

Penyaji terbaik kedua diraih Kecamatan Berbah (1.260), penyaji terbaik III Kecamatan Gamping (1.245), harapan I Kecamatan Minggir (1.230), harapan II Kecamatan Ngemplak (1185), harapan III Kecamatan Godean (1155). Sedangkan pembinaan terbaik diraih oleh Kecamatan Turi, Ngaglik, dan Cangkringan.

Penyaji terbaik 1 memperoleh hadiah sebesar Rp10 juta, penyaji terbaik 2 Rp 7,5juta, penyaji terbaik 3 Rp 6 juta, penyaji terbaik 4 Rp 5,5 juta, penyaji terbaik 5 Rp 4 juta, penyaji terbaik 6 Rp 3,5 juta dan penyaji pembinaan terbaik Rp 3 juta.

Baca Juga :  PMI Sleman Selenggarakan Pertemuan Relawan

Terpilih sebagai sutradara terbaik Sugeng Surono dari kontingen Kecamatan Berbah, penata iringan terbaik Mara Wasis Pambayun dari kontingen Kecamatan Sleman, penata busana terbaik Retno Mursilah dari kontingen Kecamatan Berbah dan penata artistik terbaik Karyadhi dari kontingen Kecamatan Gamping.

Pemeran putra terbaik adalah Adil Swasono sebagai Ervindra Spemeran Cekot dari kontingen Kecamatan Sleman, pemeran putri terbaik Ervindra Sandra sebagai pemeran Nyai Demang Rumyan dari kontingen Kecamatan Sleman, pemeran pembantu putra terbaik pemeran Demang Bodro dari kontingen Kecamatan Berbah dan pemeran pembantu putri terbaik pemeran Rukmini dari kontingen Kecamatan Turi.

Kesemuanya memperoleh trofi dan uang pembinaan sebesar Rp 2,5 juta. Sedangkan pembinaan terbaik diraih oleh kontingen Kecamatan Turi, Kecamatan Ngaglik dan Kecamatan Cangkringan yang memperoleh uang pembinaan sebesar Rp 3 juta.(yve)