Fordam, Pecalangnya Desa Argodadi

624
Pelantikan Forum Argodadi Damai (Fordam) dilanjutkan hiburan musik dangdut di Lapangan Gajayana, Dusun Sungapan, Senin (18/09/2017) malam. (sari wijaya/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID–Sebuah terobosan pengamanan secara swakarsa dan mandiri dilakukan oleh warga di Desa Argodadi, Sedayu dengan membentuk Forum Argodadi Damai (Fordam).

Pelantikan dilakukan Lurah Desa Prayitno, Senin (18/09/2017) malam dengan disaksikan langsung Bupati Bantul, H Suharsono, Camat Sedayu Fauzan Mu’arifin, Danramil 02/Sedayu, Kapten (Inf) Kusmin, Kapolsek Kompol Sugiyarta dan Panit I Bhinmas Iptu Agus Supraja dengan disaksikan ratusan warga setempat berlokasi di Lapangan Gajayana, Dusun Sungapan.

Dwi Subandiyanto Ketua Fordam mengatakan, organisasi itu beranggotakan mereka-mereka yang selama ini dinilai sering bikin onar di masyarakat.

“Kalau ada keributan di wilayah ini, merekalah ini tersangka-tersangkanya termasuk saya juga. Namun sekarang kami berkumpul, dengan satu tujuan yakni ingin Argodadi damai. Wani ribut, harus berani berhadapan dengan Fordam,” kata Subandiyanto yang mendapat tepuk tangan dari seluruh tamu yang hadir.

Menurutnya latar belakang dari anggota Fordam itu beragam, ada tukang batu, pedagang kambing, pedagang cilok, pegawai swasta dan juga pekerjaan lainnya.

Baca Juga :  Warga Panik Hujan Abu Tiba-tiba Turun

“Saya ajak teman-teman, ayo kita jaga ketenteraman Argodadi. Terimakasih sekali kepada Pak Lurah yang sudah membantu pengadaan seragam kendati baru 35 persen. Sehingga yang lain anggota Fordam tidak tampil di depan sini karena memang belum ada seragamnya,” katanya.

Namun secara umum di 14 pedukuhan sudah ada  anggota Fordam. Nanti anggota Fordam bekerja bergandengan tangan dengan aparat terkait.

“Kami bersinergi melakukan pengamanan secara swakarsa mandiri, jadi bukan akan mengambil tugas pak polisi atau pak tentara,” imbuhnya lagi.

“Memang pembentukan Fordam ini layak diapresiasi. Kalau di Bali ada Pecalang. Nah di Argodadi ada Fordam. Ini pertama kalinya di tingkat desa se Bantul,”tambah Camat Fauzan.

Sementara Prayitno mengatakan selama ini di Argodadi  sering ada gesekan antar warga dan antar pedukuhan. Termasuk dalam pelaksanaan Argodadi Cup yang menjadi event tanding bola voli tahunan.

Baca Juga :  TMMD Hemat Biaya Rp 47 Juta

“Alhamdulillah tahun ini aman. Diantaranya peran Fordam ini,” kata Prayitno.

Senada dikatakan Ketua Karangtaruna  Argodadi, Noval Andriyanto jika pelasanaan Argodadi Cup VII tahun 2017 berlangsung aman dan damai.

Tidak ada gesekan antar pendukung selama pelaksanaan tanggal 5 Agustus hingga 17 September. Untuk juara I diraih grup Kalkos dari Cawan, juara II Pervos Sukoharjo, juara III BVC Dukuh dan Juara IV Gajayana, Sungapan. Pemain terbaik Edo Satriadi.

Semua mendapatkan hadiah dan uang pembinaan, serta  bupati berkesempatan menyerahkan hadiah kepada juara I. Dilanjutkan dengan pertunjukan musik dangdut hingga dini hari yang juga berlangsung aman berkat kerja Fordam bersama aparat kepolisian, TNI, Linmas dan semua pihak terkait. (SM)