Fraksi PDIP Jatim Salurkan Bantuan Beras Satu Ton

188

KORANBERNAS.ID – Fraksi PDIP Jawa Timur menyalurkan bantuan untuk korban bencana banjir dan longsor di DIY. Bantuan beras sejumlah satu ton tersebut diserahkan langsung ke Posko Baguna DPD PDI Perjuangan DIY, Sabtu (02/12/2017).

“Ini wujud kebersamaan, solidaritas dan gotong royong teman-teman Fraksi PDI Perjuangan Jatim. Sebutir beras di situasi bencana begini bermakna bagi yang tertimpa musibah,” kata Sri Untari, Ketua Fraksi DPD PDI Perjuangan Jatim.

Menurut dia, PDI Perjuangan Jawa Timur tetap menjalin relasi dengan Yogyakarta. Dengan solidaritas dan gotong royong harapannya,  semua bisa lebih baik ke depan.

“Jogja jadi permata hati, saudara, semoga bantuan Insya Allah bermanfaat. Ini bentuk gotong royong kami dari DPD dan Fraksi PDI Perjuangan Jatim,” kata Sri Untari yang juga Pimpinan Dewan Koperasi Indonesia Jawa Timur ini.

Baca Juga :  Selamat, Sleman Jadi Penyelenggara Haji Terbaik 2017

Ketua DPD PDI Perjuangan DIY, Bambang Praswanto,  didampingi pengurus seperti Yuni Satia Rahayu (Sekretaris DPD PDI Perjuangan DIY), Ipung Purwandari dan Eko Suwanto (Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan DIY) menyatakan rasa terima kasih atas perhatian dan bantuan dari Jawa Timur.

“Kita berdoa badai berlalu, untuk menangani bencana  Jogja selalu sigap dengan tenaga Baguna yang ada. Semua elemen akan bergerak kala ada bencana tak peduli bajunya apa. Mudah-mudahan bisa bermanfaat,” kata Bambang Praswanto.

Semua wilayah di DIY, di kabupaten Sleman, Bantul, Kulonprogo, Gunungkidul dan Yogyakarta terdampak siklon Cempaka berupa kejadian banjir dan tanah longsor.

Akibat bencana yang merusak juga sejumlah infrastruktur seperti jembatan, rumah yang rusak ada ribuan warga yang terpaksa harus mengungsi karena kerusakan hunian.

Baca Juga :  Ini Cara Purbalingga Jaga Kerukunan Beragama

“Kita berharap semua tertangani dengan baik, penanganan bisa berjalan sesuai dengan kebutuhan para korban,” kata Bambang Praswanto, Ketua DPD PDI Perjuangan DIY.

Eko Suwanto yang juga Ketua Komisi A DPRD DIY menambahkan koordinasi dengan Pemda dalam hal ini BPBD DIY berjalan baik. “Gubernur sudah menetapkan tanggap darurat sampai dengan 14 Desember 2017,” kata dia.

Pihaknya mendukung Pemda menggerakkan SDM birokrasi, alat dan perlengkapan serta dukungan anggaran untuk menyelesaikan masalah akibat bencana alam beberapa waktu yang lalu.

“Ayo kerja keras, gotong royong dan bangkit bersama. Kita percaya Jogja tangguh karena punya semangat gotong royong”, kata politisi muda PDI Perjuangan itu. (sol)