Fraksi PKS DPRD DIY Gelar Urun Rembug Tentang Kemiskinan

270
Urun Rembug tentang Kemiskinan dan Kesenjangan di DIY digelar Fraksi PKS DPRD DIY, Senin (15/05/2018). (sholihul hadi/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID — Dalam rangka Milad ke-20 Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Fraksi PKS DPRD DIY menggelar kegiatan Urun Rembug tentang Kemiskinan dan Kesenjangan di DIY. Acara tersebut berlangsung Senin (15/05/2018) di Hotel Grand Inna Malioboro.

Ketua DPW PKS DIY Darul Falah dalam pengantarnya menyampaikan, acara ini diadakan di hotel dengan pertimbangan semata-mata untuk memuliakan para tamu yang diundang.

Yaitu, Kepala Bappeda DIY Tavip Agus Rayanto mewakili Wakil Gubernur DIY Paku Alam X, Wakil Bupati Gunungkidul Immawan Wahyudi, Wakil Bupati Kulonprogo Sutedjo serta kepala Bappeda masing-masing dari Kota Yogyakarta, Sleman dan Bantul.

“Acara yang dikemas dalam bentuk diskusi ini dihadiri Fraksi PKS DPRD DIY dan Kabupaten/Kotase-DIY, kepala daerah, perangkat daerah dan berbagai instansi yang berkecimpung dalam agenda pemberdayaan masyarakat,” ungkap Agus Sumartono, Ketua Fraksi PKS DPRD DIY.

Baca Juga :  Jelang Puncak Ibadah Haji, Mekkah Makin Padat

Adapun tema kemiskian dan kesenjangan secara khusus diangkat mengingat DIY dalam beberapa tahun ini, berdasarkan data BPS, memiliki tingkat kesenjangan ekonomi yang tinggi serta tingkat kemiskinan yang angkanya masih tertinggi di Pulau Jawa.

“Ini tentu kabar yang kurang menggembirakan bagi masyarakat DIY. Jika menilik tujuan pembangunan daerah untuk menyejahterakan masyarakat, maka masih ada PR yang menumpuk terkait pengentasan kemiskinan”, jelas anggota DPRD DIY yang akrab dipanggil Guston ini.

Agus Sumartono menyebutkan Fraksi PKS DIY selama ini terus mendorong upaya pengentasan kemiskinan dan pemberdayaan masyarakat melalui peningkatan alokasi anggaran di APBD yang mengarah kepada jaminan sosial dan pemberdayaan masyarakat.

Tentu hal ini juga membutuhkan kerja lintas sektor dan sinergi antara berbagai pihak di DIY termasuk dengan pemerintah kabupaten dan kota.

Baca Juga :  Tanamkan Nilai-nilai Pancasila dari Lingkungan Terkecil

Ketua DPW PKS DIY Darul Falah lebih lanjut menyebutkan pentingnya ide dan gagasan soal pengentasan kemiskinan untuk terus digali.

Meski DIY lemah dari sumber daya alam tetapi memiliki keunggulan dari sisi sumber daya manusia. Darul Falah meyakini problem kemiskinan dan kesenjangan di DIY dapat segera diatasi, jika formula pemberdayaan masyarakat bisa dilakukan tepat sasaran dengan memprioritaskan pemenuhan hak-hak dasar masyarakat.

Wakil Ketua Fraksi PKS DIY Zuhrif Hudaya menyebut dua kunci pengentasan kemiskinan. Pertama, memperkuat pembangunan berbasis wilayah atau kampung. Kedua, pemda harus mampu melibatkan pengusaha lokal dalam agenda penguatan ekonomi masyarakat. (sol)